Harapan Baru di Tangan Putra Daerah
Klasemen Liga 1 masih belum ramah untuk PSM Makassar. Tapi di tengah situasi genting itu, klub kebanggaan Sulawesi Selatan ini justru memilih jalan lain: menyerahkan kendali pada dua putra daerah. Ahmad Amiruddin dan Zulkifli Syukur kini yang memegang tampuk kepelatihan, membawa beban harapan yang tak ringan.
Memang, hasil imbang 3-3 melawan Malut United FC pekan lalu belum menggeser posisi mereka dari zona rawan. Tapi setidaknya, laga dramatis itu menunjukkan satu hal: semangat juang tim belum padam. Poin curian itu jadi secercah cahaya di tengah tekanan yang kian mencekam.
Dan di saat seperti inilah, dukungan datang dari sosok yang tahu betul seluk-beluk klub ini.
Syamsuddin Umar, mantan pelatih yang dua kali membawa PSM ke puncak, justru melihat peluang dalam keputusan ini. Bagi dia, kombinasi Amiruddin dan Zulkifli punya modal yang cukup. Amiruddin pernah jadi bagian dari staf kepelatihan Borneo FC. Sementara Zulkifli? Pengalamannya di lapangan hijau, termasuk membela Timnas Indonesia, tak perlu diragukan lagi.
Tapi yang paling penting, menurut Syamsuddin, bukan cuma soal CV mereka.
"Ada nilai siri' yang melekat pada mereka sebagai putra daerah," ujarnya, merujuk pada konsep harga diri dalam budaya Bugis-Makassar. Dengan semangat itu, ia yakin keduanya akan berjuang mati-matian. Targetnya pun tak sekadar selamat. "Masih mungkin untuk finis di papan tengah," tambahnya penuh keyakinan.
Artikel Terkait
Roy Keane: MU Perlu Pelatih Kelas Dunia, Bukan Hanya Carrick
Arne Slot Frustrasi, Liverpool Gagal Kembali di Menit Akhir Lawan Tottenham
Lazio Kalahkan AC Milan, Como Hajar AS Roma dalam Drama Klasemen Serie A
Raphinha Cetak Hattrick, Barcelona Gasak Sevilla 5-2 dan Kokohkan Puncak Klasemen