PSM Serahkan Tampuk Kepelatihan pada Dua Putra Daerah di Tengah Tekanan Klasemen

- Senin, 16 Maret 2026 | 16:30 WIB
PSM Serahkan Tampuk Kepelatihan pada Dua Putra Daerah di Tengah Tekanan Klasemen

Harapan Baru di Tangan Putra Daerah

Klasemen Liga 1 masih belum ramah untuk PSM Makassar. Tapi di tengah situasi genting itu, klub kebanggaan Sulawesi Selatan ini justru memilih jalan lain: menyerahkan kendali pada dua putra daerah. Ahmad Amiruddin dan Zulkifli Syukur kini yang memegang tampuk kepelatihan, membawa beban harapan yang tak ringan.

Memang, hasil imbang 3-3 melawan Malut United FC pekan lalu belum menggeser posisi mereka dari zona rawan. Tapi setidaknya, laga dramatis itu menunjukkan satu hal: semangat juang tim belum padam. Poin curian itu jadi secercah cahaya di tengah tekanan yang kian mencekam.

Dan di saat seperti inilah, dukungan datang dari sosok yang tahu betul seluk-beluk klub ini.

Syamsuddin Umar, mantan pelatih yang dua kali membawa PSM ke puncak, justru melihat peluang dalam keputusan ini. Bagi dia, kombinasi Amiruddin dan Zulkifli punya modal yang cukup. Amiruddin pernah jadi bagian dari staf kepelatihan Borneo FC. Sementara Zulkifli? Pengalamannya di lapangan hijau, termasuk membela Timnas Indonesia, tak perlu diragukan lagi.

Tapi yang paling penting, menurut Syamsuddin, bukan cuma soal CV mereka.

"Ada nilai siri' yang melekat pada mereka sebagai putra daerah," ujarnya, merujuk pada konsep harga diri dalam budaya Bugis-Makassar. Dengan semangat itu, ia yakin keduanya akan berjuang mati-matian. Targetnya pun tak sekadar selamat. "Masih mungkin untuk finis di papan tengah," tambahnya penuh keyakinan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar