Momentum positif itu langsung dibawanya ke gim kedua. Meski begitu, jalan menuju kemenangan tak sepenuhnya mulus. Okuhara tetap memberikan perlawanan sengit, membuat pertandingan berjalan alot. Saat jeda, keunggulan Putri sangat tipis: 11-10.
Segalanya berubah selepas interval. Putri seperti menemukan ritme terbaiknya. Intensitas permainannya meningkat drastis. Dia memadukan serangan cepat dengan pukulan silang yang akurat, sebuah kombinasi yang rupanya sulit diatasi Okuhara.
Strategi itu bekerja sempurna. Poin demi poin diraih, jarak pun perlahan mengembang. Tak butuh waktu lama, Putri kemudian menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13 di gim kedua.
Kemenangan ini tentu sangat berarti. Bukan sekadar tiket final, tapi juga bukti bahwa konsistensi dan mental tempurnya terus bertumbuh. Di sisi lain, bagi Okuhara, kekalahan ini menjadi catatan tersendiri dalam upayanya bangkit ke puncak.
Artikel Terkait
Verstappen Gagal Total di Sprint Race Shanghai, Red Bull Terpuruk
Media Italia Soroti Idzes dan Audero Jelang FIFA Series 2026
Persib Pererat Hubungan dengan Sponsor Lewat Buka Puasa Bersama
Persis Solo Hajar Bali United 3-0, Keluar dari Zona Degradasi