Pelatih Persik, Marcos Reina, angkat bicara.
“Ini penghargaan untuk kerja kerasnya. Performa Ezra memang layak diakui di level internasional,” ujarnya.
Tentu, jalan tak mudah. Ezra harus bersaing dengan Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen untuk berebut tempat.
Kontribusi Maung Bandung
Sementara itu, Persib Bandung menyumbang tiga pemain untuk agenda ini: Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra. Bojan Hodak, pelatih Persib, menganggap ini wajar.
“Itu konsekuensi dari konsistensi mereka sepanjang musim,” kata Hodak. Menurutnya, staf pelatih timnas tidak hanya melihat performa di liga domestik, tapi juga di panggung Asia.
Masa Depan dan Spekulasi
Kembali ke Baggott. Spekulasi tentang masa depannya mengemuka. Tampil bagus di timnas bisa membuka peluang bermain di Liga 1. Kabarnya, klub-klub besar seperti Persija dan Persib sudah mengintai.
Persija punya pengalaman dengan bek naturalisasi seperti Jordi Amat. Bayangkan kalau Baggott menyusul. Lini belakang Macan Kemayoran bakal makin solid. Persib juga punya ambisi Asia dan kerap mencari pemain berprofil internasional.
Ujian Pertama
Semua cerita ini akan diuji di FIFA Series 2026. Indonesia dijadwalkan bentrok dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis.
Bagi Herdman, ini ujian perdana untuk taktik dan komposisi timnya. Bagi para pemain, ini ajang pembuktian.
Dan bagi Elkan Baggott, ini lebih dari sekadar kembali ke timnas. Ini bisa jadi awal babak baru dalam perjalanan kariernya. Semuanya tergantung pada performa di lapangan hijau.
Artikel Terkait
Barcelona Incar Haaland Meski Kontrak di City Masih Panjang
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Buka Peluang bagi Indonesia
Sydney Sweeney Pamer Skill Sepak Bola di Stadion Sporting CP Usai Pertandingan
Persebaya Tersendat di Ramadan: Finishing Lemah dan Pertahanan Rapuh Jadi Masalah Utama