Marc Marquez, sang pembalap Ducati Lenovo, punya pendekatan baru untuk MotoGP 2026. Ia bilang ingin menikmati setiap seri. Tapi jangan salah, itu bukan berarti dia bakal balapan setengah hati. Kontribusi terbaiknya tetap akan diberikan di setiap tikungan.
Namun begitu, awal musim ini tak berjalan mulus baginya. Di Thailand, tepatnya di Sirkuit Buriram pada Minggu (1/3/2026) siang WIB, Marquez justru gagal finis. Padahal, dia datang dengan status juara bertahan. Race perdana MotoGP 2026 itu berakhir pahit sebelum waktunya bagi pembalap asal Spanyol itu.
"Terus bersenang-senang dan merasa kompetitif. Itulah yang benar-benar mendorong saya," ujar Marquez.
"Setelah semua yang telah saya lalui, ini bukan lagi hanya tentang menang demi menang. Ini tentang merasa bahwa saya berada di kondisi terbaik. Itu membuktikan bahwa saya masih bisa bersaing dengan yang terbaik," tambah juara dunia tujuh kali itu.
Kegagalan finis di Thailand itu langsung berdampak pada klasemen. Saat ini, Marquez cuma mengumpulkan sembilan poin dan tercecer di posisi delapan. Jaraknya cukup jauh, 23 poin, dari pemuncak klasemen sementara Pedro Acosta dari Red Bull KTM.
Persaingan di MotoGP 2026 memang terlihat sangat ketat. Marquez sendiri mengakuinya. Menurutnya, setiap seri harus dimanfaatkan untuk berbenah, untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Di sisi lain, ada nuansa berbeda dalam cara pria 33 tahun ini memandang kariernya sekarang. Ada pencarian makna yang lebih personal.
"Saya juga mencari sesuatu yang lebih personal, menikmati perjalanan. Sebelumnya, saya hanya fokus pada hasil; sekarang saya mengevaluasi setiap langkah, setiap kemajuan, setiap pertarungan di lintasan," katanya.
“Saya ingin terus berkembang sebagai pembalap dan sebagai pribadi, dan melakukannya dengan cara yang membuat saya bahagia."
Perjalanan itu akan berlanjut segera. Seri kedua musim ini bakal digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, pada 20-23 Maret 2026. Semua mata akan tertuju pada Marquez, menanti apakah filosofi balap barunya ini bisa membawanya meraih hasil gemilang di tanah Amerika Selatan.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Targetkan Poin Penuh di Moto3 Jerez Usai Gagal Finis di Austin
Alex Rins Didepak Yamaha, Kursinya Diisi Ai Ogura Mulai 2027
Bekas Luka Cedera Kecelakaan Austin Masih Nyata, Marc Marquez Nekat Balapan di MotoGP Spanyol
Veda Ega Pratama Gagal ke Q2 Moto3 Spanyol, Finis ke-16 di Sesi Practice Jerez