Kekalahan PSM Makassar Picu Kerusuhan Suporter dan Isu Pergantian Pelatih

- Rabu, 04 Maret 2026 | 21:30 WIB
Kekalahan PSM Makassar Picu Kerusuhan Suporter dan Isu Pergantian Pelatih

Malam itu di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, suasana justru memanas usai peluit panjang. Kekalahan 2-4 dari Persita Tangerang bukan cuma soal angka. Bagi PSM Makassar, itu seperti pintu yang terbuka lebar menuju kegelisahan mendalam. Arah klub kini dipertanyakan.

Ratusan suporter membanjiri lapangan. Itu gambaran nyata dari kekecewaan yang menumpuk sepanjang musim. Teriakan menuntut tanggung jawab bergema di mana-mana. Bagi mereka, ini bukan sekadar tiga poin yang hilang. Lebih dari itu, ini tentang harapan yang pelan-pelan runtuh.

Di tengah keriuhan itu, ada satu sosok yang tak terlihat: Tomas Trucha.

Pelatih asal Ceko itu langsung menuju ruang ganti, sementara para pemainnya masih berusaha menenangkan massa. Ketidakhadirannya di lapangan seolah memberi pesan. Krisis di tubuh Juku Eja tampaknya sudah merambah ke ranah lain bukan cuma taktik, tapi juga soal kepemimpinan dan cara menghadapi tekanan.

“Mana tanggung jawabmu semua!” teriak seorang suporter dari tengah lapangan, suaranya nyaris tenggelam dalam keributan.

Yuran Fernandes, sang kapten, maju mewakili rekan-rekannya. Diskusi dengan suporter berlangsung alot. Nama Trucha disebut berulang kali. Tapi pelatih itu tak kunjung muncul.

Beberapa pemain berusaha mencari tahu. Savio Roberto bahkan sempat masuk ke ruang ganti. Ia keluar dengan isyarat singkat: pelatih tak bisa keluar.

Pelatih Absen, Rumor Menguat

Ketidakhadiran Trucha berlanjut hingga konferensi pers. Media Officer PSM bilang, sang pelatih absen karena alasan kesehatan. Tapi di tengah situasi klub yang sedang goyah, penjelasan itu malah memicu spekulasi liar.

Nama Tony Ho pun mencuat lagi.

Pelatih lokal yang satu ini disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Trucha. Manajemen memang belum angkat bicara resmi. Tapi dinamika internal yang terjadi membuat isu pergantian pelatih semakin sulit dibendung.

Tony Ho bukan wajah baru. Ia punya sejarah panjang dengan PSM, pernah jadi pemain, pelatih, hingga bagian staf. Pengalamannya juga luas, melatih klub-klub besar seperti Arema, Persela, dan Persebaya. Karena itu, banyak yang melihatnya sebagai opsi yang tepat untuk menstabilkan situasi dengan cepat.

Ada juga rumor lain yang beredar. Konon, Trucha mungkin tidak benar-benar hengkang. Posisinya bisa saja bergeser ke direktur teknik. Langkah kompromis semacam itu dianggap bisa menjaga proyek jangka panjang sekaligus meredakan amarah suporter.

Performanya Kok Bisa Anomali?

Di konferensi pers, asisten pelatih Ahmad Amiruddin yang tampil. Ia meminta maaf kepada manajemen dan suporter. Tapi ia juga mengungkap sesuatu yang lebih dalam: performa tim yang anomali.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar