Asap sudah tak nampak lagi, tapi bau hangus masih menyengat di udara sekitar Gedung Terra Drone, Jakarta Pusat. Pagi ini, Rabu (10/12), meski tragedi kebakaran hebat terjadi sehari sebelumnya, sejumlah warga masih berdatangan. Mereka ingin melihat langsung kondisi bangunan yang jadi pusat perhatian itu.
Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 08.20 WIB, beberapa orang sengaja memarkir motor mereka di lajur lambat Jalan Letjen Suprapto. Mereka berdiri, memandang, kadang berbisik. Aksi ini bikin arus lalu lintas di lajur tersebut agak tersendat, meski tidak sampai macet total.
Gedung itu sendiri kini sudah dikepung garis polisi. Pita kuning itu membentang dari pagar luar hingga ke pintu masuk yang sudah hangus. Beberapa anggota polisi terlihat berjaga, mengawasi suasana yang masih mencekam. Di sekelilingnya, berserakan pecahan kaca dan barang-barang yang sudah jadi arang. Konon, pecahan kaca di lantai 6 itu sengaja dihancurkan petugas damkar demi upaya evakuasi korban kemarin.
Api memang sudah lama padam. Namun, dinding gedung yang gosong dan aroma sisa pembakaran masih bercerita tentang dahsyatnya kejadian semalam.
Menurut Kapolres Metro Jakpus, Kombes Susatyo Purnomo Condro, semua ini berawal dari lantai satu.
Artikel Terkait
17 Pemudik Pingsan Diterpa Panas dalam Kemacetan 32 Km Menuju Gilimanuk
Ancaman Pencabutan Lisensi FCC Picu Perpecahan di Tubuh Partai Republik
Kebijakan WFA Libur Lebaran 2026 Langsung Sepatkan Stasiun Palmerah
Mimpi Jadi Anggota Mafia Dikaitkan dengan Perasaan Terkendali dan Tekanan Sosial