Senin pagi di Stasiun Palmerah terasa berbeda. Biasanya riuh, hari ini justru sepi. Antrean di depan mesin tiket KRL nyaris tak ada, hanya beberapa orang yang lalu lalang dengan santai.
Pantauan di lokasi sekitar pukul delapan pagi menunjukkan suasana yang jauh lebih lengang ketimbang hari Senin biasa. Gerbang tiket pun tak perlu berebut, antreannya pendek dan bergerak cepat. Rupanya, ini bukan tanpa sebab.
Pemerintah baru saja memberlakukan kebijakan work from anywhere atau WFA untuk menyambut Lebaran 2026. Efeknya langsung terasa. Aktivitas di peron, terutama yang mengarah ke Tanah Abang, sangat berkurang. Tak ada lagi desakan di eskalator atau tangga menuju gerbang. Bahkan, area peron ke arah Rangkasbitung lebih sepi lagi. Kursi-kursi tunggu banyak yang kosong melompong.
Kebijakan ini resmi berlaku hari ini, Senin (16/3/2026), baik untuk ASN maupun pekerja swasta. Intinya, mereka bisa bekerja dari mana saja selama lima hari: dua hari sebelum libur Nyepi dan tiga hari setelah Idul Fitri.
Artikel Terkait
Anggaran Sewa Mobil Wali Kota Samarinda Rp 160 Juta Per Bulan Jadi Sorotan
Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Tanjung Buton Layani Hampir 3.000 Penumpang Sehari
BEI Libur 5 Hari Berturut-turut Sambut Nyepi dan Idulfitri
Kebijakan WFA Lebaran 2026 Resmi Berlaku, KRL di Bekasi Terasa Sepi