BURIRAM Udara di Sirkuit Chang terasa begitu panas dan lembap, tapi itu tak menyurutkan semangat Veda Ega Pratama. Di balapan perdananya di ajang Moto3 Thailand, remaja 17 tahun asal Gunungkidul itu justru tampil dengan keberanian yang mengejutkan. Ia finis kelima, dan performanya itu langsung mendapat pujian tinggi dari manajer timnya, Hiroshi Aoyama.
Menurut Aoyama, mantan juara dunia 250cc itu, apa yang ditunjukkan Veda sungguh brilian. Ia menekankan bahwa balapan di Buriram kali ini sangat menguras fisik. Suhu yang ekstrem membuat setiap putaran terasa berat.
“Balapan hari ini sangat panas dan menantang. Veda Pratama berhasil finis di posisi ke-5 setelah menyuguhkan penampilan yang sangat brilian,” ujar Aoyama dalam rilis resmi tim, Senin (2/3/2026).
Ia juga menyoroti mental bertarung Veda. “Dia menghabiskan sebagian besar waktu balapan di grup kedua, bertarung sengit untuk memperebutkan posisi podium. Melihatnya berduel tanpa rasa takut dengan pembalap yang lebih berpengalaman adalah hal yang luar biasa,” tambahnya.
Sejak lampu hijau, Veda memang langsung mencuri perhatian. Di trek yang dikenal teknis ini, ia tak terlihat canggung sedikit pun. Padahal, lawan-lawannya adalah rider-rider senior yang sudah kenyang pengalaman. Ia konsisten berada di grup depan, menunjukkan bahwa hasil ini bukanlah kebetulan.
Dua Wajah di Garasi Honda
Namun begitu, ada cerita lain di garasi Honda Team Asia. Kebahagiaan Aoyama karena Veda finis di posisi lima, sedikit dikontraskan dengan nasib rekan setimnya, Zen Mitani. Pembalap asal Jepang itu harus puas finis di urutan ke-22, tanpa poin.
Artikel Terkait
Real Madrid Hadapi Krisis Cedera Jelang Laga Penting Kontra Manchester City
Veda Ega Pratama Ukir Posisi Kelas Moto3 Thailand di Buriram
Dua Pemain Muda PSM Makassar Dipanggil Timnas Indonesia
PSM Makassar Hadapi Ujian Berat Melawan Persita di Stadion Gelora BJ Habibie