Nilai pasarnya disebut-sebut lebih dari £100 juta, atau sekitar Rp2,27 triliun. Angka yang fantastis, tapi sebanding dengan harga yang dibanderol untuk Baleba, Wharton, dan Tonali. Jika United benar-benar ngebet, mereka harus siap merogoh kocek dalam-dalam.
Sebagai opsi cadangan atau mungkin pelengkap United juga mengawasi rekan setim Anderson, Ibrahim Sangare. Gelandang bertahan setinggi 1,91 meter ini sering dibandingkan dengan legenda seperti Makelele dan Desailly. Karakter fisiknya yang kuat dan daya hancurnya di lini tengah dianggap mirip dengan Casemiro. Harganya pun kemungkinan lebih terjangkau dibanding Anderson.
Idenya sederhana: kombinasi Anderson dan Sangare bisa menyuntikkan kreativitas sekaligus stabilitas di jantung pertahanan United. Sebuah revolusi lini tengah yang mereka dambakan.
Romano sendiri menambahkan catatan penting.
"Anderson ada dalam daftar Manchester United, tapi dia bukan satu-satunya nama," tegasnya.
Keputusan akhir, tentu saja, akan bergantung pada banyak hal. Mulai dari kebutuhan skuad yang sebenarnya hingga tawar-menawar harga yang alot nanti. Satu hal yang pasti, musim panas 2026 ini berpotensi menjadi momen penting bagi United untuk membenahi bagian terlemah mereka, terutama setelah kepergian Casemiro.
Artikel Terkait
PSM Makassar Krisis Identitas Usai Kalah Ketiga Kali Beruntun
Lanny/Apriyani Gasak Wakil UEA, Melaju ke 16 Besar German Open 2026
Arsenal dan Barcelona Bersaing Rekrut Julian Alvarez
Agen Wirtz Ungkap Upaya Gagal Bawa Kliennya ke Real Madrid