Menurut Driessen, ada aspek yang masih kurang dari permainan Paes, terutama soal membangun serangan dari belakang atau build-up play. Kepercayaan dirinya dalam mendistribusikan bola juga dipertanyakan.
Di sisi lain, Driessen tetap memberi apresiasi. Upaya Paes mengamankan gawang sepanjang 90 menit diakui. Dia juga berusaha memahami konteksnya, misalnya saat membahas situasi sepak pojok yang berujung gol NEC.
Kritik pedas itu jelas menambah dinamika. Dengan Jaros yang dipastikan absen lama, peluang Paes untuk bermain tetap terbuka lebar. Tantangannya sekarang ganda: menjaga konsistensi penyelamatan yang sudah baik, sambil berusaha meningkatkan kontribusinya dalam memulai serangan. Beban di pundaknya tak lagi ringan.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-17 Turunkan Skuad Terbaik Hadapi Timor Leste di Piala AFF
Barcelona Pertimbangkan Tur Asia 2026 untuk Penuhi Aturan Finansial La Liga
Doohan Peringatkan Potensi Gesekan Jika Marquez dan Acosta Jadi Rekan Setim di Ducati
Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI, Erick Thohir Dorong Pencak Silat Go Internasional