Subuh itu, jalanan akses Cilincing menuju pelabuhan Jakarta Utara diguncang insiden yang bikin kepala pusing. Sebuah truk kontainer bermuatan penuh, 28 ton, terguling telentang di tengah badan jalan. Akibatnya, bisa ditebak: kemacetan mengular panjang, merenggut waktu banyak orang.
Menurut Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ridha Aditya, semua berawal sekitar pukul lima pagi. Truk raksasa itu ambruk dan langsung memblokir jalur.
"Kejadian sekitar jam 5 subuh. (Macet) Dari Cilincing sampai pelabuhan,"
Ujar Ridha, Jumat (30/1/2026), menjelaskan situasi kacau yang langsung tercipta.
Melihat kondisi itu, personel Satlantas langsung bergerak. Namun begitu, mengangkat truk seberat itu bukan perkara gampang. Mereka akhirnya mendatangkan mobil crane untuk menanganinya. "Evakuasi pakai mobil crane, soalnya muatannya 28 ton," kata Ridha. Bayangkan saja, butuh tenaga besi untuk mengangkat beban sedahsyat itu.
Prosesnya ternyata makan waktu hampir lima jam lebih. Barulah pada pukul 10.52 WIB, kontainer yang terbalik itu berhasil diangkat dan disingkirkan dari jalan. Tapi urusan belum selesai.
Kemacetan yang sudah terlanjur parah masih jadi PR berikutnya. Polisi kini fokus mengurai kepadatan lalu lintas yang sudah terlanjur menggenang berjam-jam.
"Kontainer yang terbalik sudah berhasil di evakuasi. (Sekarang) lanjut proses penguraian kepadatan lalu lintas,"
Imbuh Ridha. Kendaraan yang terjebak antrean panjang pun pelan-pelan mulai bisa bergerak lagi, meski suasana jalan masih ramai dan tidak nyaman.
Artikel Terkait
Pelajar SMK di Samarinda Meninggal Akibat Sepatu Terlalu Kecil, Keluarga Terkendala Ekonomi
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Rangkaian Libur Akhir Pekan Panjang Terbentuk
Kecelakaan Maut di Ciseeng: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Pikap
PSI Tak Akan Beri Bantuan Hukum Institusional untuk Grace Natalie, Sebut Kasusnya Urusan Pribadi