Pelatih mereka, Bernardo Tavares, mengakui tantangan di Surabaya akan berat. Fokusnya sekarang pada pemulihan fisik pemain. Tapi ada bumbu lain yang bikin laga ini makin berasa: Tavares ini mantan pelatih Persebaya. Pasti ada rasa ingin membuktikan sesuatu.
"Ini pertandingan yang emosional bagi saya," katanya dalam sebuah sesi latihan.
"Tapi yang terpenting adalah bagaimana kami disiplin dalam bertahan dan mengambil peluang. Poin di kandang lawan sangat berharga."
Strateginya kemungkinan besar akan mengandalkan pertahanan solid dan serangan balik cepat. Mau mencuri poin di markas salah satu tim terkuat di Jawa Timur.
Warisan Perserikatan yang Masih Membara
Duel Persebaya vs PSM itu selalu bawa aroma klasik. Sejak era Perserikatan dulu, dua klub ini sudah jadi ikon. Pertemuannya jarang yang membosankan. Karakter pemain dari kedua kubu sama-sama keras, pantang menyerah.
Publik menanti. Siapa akhirnya yang akan memimpin di statistik head-to-head? Semua bisa berubah dari detail kecil: sebuah kesalahan pertahanan, eksekusi set-piece, atau bahkan ledakan emosi di lapangan.
Kedua tim diprediksi bakal main terbuka. Agresif sejak peluit awal. Hasilnya? Kita lihat saja nanti di Gelora Bung Tomo yang pasti akan gemuruh. Poin penuh di pekan ke-23 ini sangat menentukan jalan mereka ke puncak.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Badminton Asia Championships 2026
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tekanan dan Harapan Jelang Semifinal Lawan Vietnam
Barcelona Tunda Pergerakan untuk Leao, Fokus Selesaikan Transfer Rashford
Lima Wakil Indonesia Bertarung di Perempat Final Badminton Asia Championship 2026