Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu untuk Jaga Kekayaan Negara

- Jumat, 10 April 2026 | 17:40 WIB
Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu untuk Jaga Kekayaan Negara

JAKARTA – Acara di Kompleks Kejaksaan Agung, Jumat (10/4) lalu, diwarnai pernyataan tegas dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya satu: hukum harus jadi senjata utama untuk menjaga harta bangsa. Tanpa itu, kata Prabowo, mimpi tentang kesejahteraan rakyat cuma akan jadi ilusi belaka.

“Hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara. Tanpa kekayaan bangsa dan negara, tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera,” ujarnya dalam acara penyerahan denda dan penyelamatan keuangan negara tahap VI.

Dia tak menampik, tantangan di lapangan masih berat. Korupsi, tambang ilegal, penyelundupan semua itu masih nyata dan menggerogoti. Nah, di sinilah Prabowo menegaskan sikapnya. Pemerintah, tegas dia, tak akan ragu-ragu lagi menggunakan seluruh kewenangan konstitusional yang ada.

“Saya akan menggunakan semua wewenang dan kekuasaan yang diberikan oleh Undang-Undang D1945 kepada Presiden Republik Indonesia. Saya akan menggunakan itu untuk menegakkan hukum, saudara-saudara sekalian, tanpa pandang bulu, tanpa melihat siapa,” seru Prabowo.

Perintahnya langsung dan jelas: aparat penegak hukum dan seluruh kementerian terkait harus memperketat koordinasi. Tujuannya untuk membabat habis segala bentuk pelanggaran yang merugikan negara.

Menurutnya, upaya menjaga aset negara ini bukan sekadar tugas rutin. Ini adalah bentuk pengabdian. “Berapa ribu kali saya harus tekankan, bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian. Sudah terlalu lama, kekayaan bangsa dan rakyat dirampok, terlalu lama,” ungkapnya dengan nada getir.

Memang, jalan yang ditempuh tak akan mudah. Prabowo sendiri mengakui, semakin kuat komitmen untuk membela rakyat, semakin keras pula tantangan yang akan datang. “Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan, semakin kita akan diserang,” tuturnya.

Di sisi lain, dia juga mengajak semua pihak untuk berpegang pada nilai kejujuran dan keadilan. Semangat nasionalisme, dalam pandangannya, adalah bahan bakar utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Komitmen pemerintah pun ditegaskan kembali. Melalui penegakan hukum yang konsisten dan tanpa kompromi, setiap jengkal kekayaan negara harus dikelola secara optimal. Hasilnya nanti, diharapkan bisa dirasakan sepenuhnya oleh seluruh rakyat Indonesia untuk mencapai kemakmuran bersama.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar