Tapi ada paradoks yang lucu. Di kandang sendiri, Gelora Bung Tomo, justru hasilnya seringkali mengecewakan. Baru-baru ini mereka takluk dari Bhayangkara FC. Ironis, kan? Ganas di luar, tapi lesu di rumah.
Justru fenomena ini melahirkan jargon kocak di kalangan Bonek: "Mode Away". Mereka percaya betul timnya lebih mematikan saat jauh dari tekanan suporter kandang.
"Lek mode away ditinggal turu karo mangan soto menang dewe,"
begitu celetukan seorang suporter, menggambarkan kepercayaan bahwa timnya bisa menang dengan tenang tanpa harus ditonton langsung.
Ujian Berikutnya di Jepara
Kekalahan di GBT tentu pahit. Tapi Bernardo Tavares sudah mengingatkan anak asuhnya untuk melupakannya. Fokus sekarang adalah laga pekan depan melawan Persijap Jepara.
Ini kesempatan buat membuktikan bahwa gelar "Raja Tandang" bukan cuma kebetulan semata. Persijap akan jadi korban berikutnya, jika mereka konsisten.
"Kami harus segera melangkah maju, menghapus kekalahan kemarin dari ingatan, dan memfokuskan seluruh energi untuk memenangkan laga selanjutnya,"
tegas Tavares.
Pertandingan di Jepara nanti bakal jadi penentu. Masih tajamkah taring si buaya ketika berburu di kandang orang? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
FIGC Krisis, Paolo Maldini Disebut Sebagai Calon Utama Presiden Baru
Hodak Tegaskan Sembilan Laga Sisa Sebagai Final Penentu Gelar Juara
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP
Persija Bertekad Hentikan Tren 5 Laga Tak Terkalahkan Bhayangkara di Lampung