Knutsen diperkirakan akan memainkan kartu yang sama seperti saat melawan City dan Atletico. Formasi 4-4-3 dengan trio depan yang lincah. Hanya Ulrik Saltnes yang diragukan karena cedera, jadi trio Odin Bjortuft, Patrick Berg, dan Fredrik Sjovold kemungkinan besar akan mengisi lini tengah.
Ancaman terbesar tentu dari Jens Petter Hauge. Mantan pemain Milan itu adalah top skorer tim dengan empat gol. Dialah satu-satunya pemain Bodo yang menciptakan lebih dari 20 peluang dan sukses melakukan setidaknya 20 dribel di fase liga. Bersama Kasper Hogh dan Ole Didrik Blomberg, mereka akan jadi momok bagi pertahanan Inter.
Di kubu tamu, kabar baiknya adalah kembalinya Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu dari cedera. Karena diskors di Serie A akhir pekan ini, keduanya kemungkinan besar langsung starter. Sayangnya, Denzel Dumfries mungkin belum fit.
Ujung tombak tetap dipercayakan pada Lautaro Martinez, yang sudah mencetak 25 gol sepanjang karirnya di Liga Champions. Pasangannya bisa Marcus Thuram, atau mungkin Ange Bonny. Dari sayap, ancaman akan datang dari Federico Dimarco dan Luis Henrique.
Ini prediksi susunan pemainnya:
Bodo/Glimt (4-4-3): Haikin; Sjovold, Bjortuft, Gundersen, Bjorkan; Evjen, Berg, Brunstad Fet; Blomberg, Hogh, Hauge.
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Luis Henrique, Barella, Zieliński, Sučić, Dimarco; L. Martínez, Thuram.
Laga bakal seru. Inter punya kualitas, tapi Bodo/Glimt punya kepercayaan diri dan kejutan. Mari kita lihat.
Artikel Terkait
Pelatih Hector Souto Akui Persiapan Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 Sangat Mepet
FIGC Krisis, Paolo Maldini Disebut Sebagai Calon Utama Presiden Baru
Hodak Tegaskan Sembilan Laga Sisa Sebagai Final Penentu Gelar Juara
Bos Aprilia Peringatkan Timnya Jangan Lengah Meski Puncaki Klasemen MotoGP