Ketika ditanya alasan di balik penurunan performa yang drastis dibanding laga kontra Barcelona, Oblak tampak kehilangan kata-kata untuk menjelaskan. Namun, ia menyinggung masalah mendasar yang tampaknya menggerogoti tim.
“Tidak ada penjelasan, tetapi satu-satunya yang kita ketahui adalah Anda tidak dapat memilih pertandingan,” ungkapnya. “Mentalitas kita tidak memungkinkan kita untuk memenangkan pertandingan berturut-turut dan itu buruk bagi kita. Tim harus menunjukkan jati dirinya, dan hari ini kita tidak melakukannya.”
Simeone Beda Pendapat dengan Kipernya
Reaksi menarik justru datang dari sang pelatih, Diego Simeone. Menanggapi pernyataan keras Oblak, El Cholo justru mengambil sudut pandang yang berbeda dan memilih untuk membela usaha anak asuhnya.
“Saya tidak setuju dengan apa yang dikatakan Oblak. Saya pikir tim telah memberikan yang terbaik,” jelas Simeone. Ia mengakui keunggulan lawan namun menolak menyalahkan semangat timnya. “Mereka lebih unggul dan tidak ada yang perlu dicela dalam hal usaha, kerja keras, dan upaya untuk bermain dengan baik. Itu bukan pertandingan yang bagus, lawan lebih baik dan kita harus memikirkan pertandingan hari Rabu.”
Perbedaan pendapat antara kiper dan pelatih ini menyisakan pertanyaan tentang suasana di dalam ruang ganti Atletico pasca-kekalahan. Sementara Oblak menuntut standar tertinggi di setiap laga, Simeone tampak lebih memilih untuk melupakan hasil buruk dan segera fokus pada pertandingan krusial selanjutnya di Eropa.
Artikel Terkait
PSM Makassar dan Persis Solo Bermain Imbang 1-1 di Stadion B.J Habibie
John Herdman Main Bola di Pantai Mandalika Usai Tugas FIFA Series
Bhayangkara FC Bidik Balas Dendam atas Persija di Kandang Sendiri
Gaji Bernardo Silva Jadi Kendala Utama Juventus dalam Perburuan Transfer