"Anda tahu saya berasal dari Spanyol, dari Madrid. Saya tahu bagaimana Real Madrid sering melakukan comeback. Jadi saya percaya, mengapa tidak? Kami harus terus mendorong diri sendiri," tegas striker berusia 30 tahun itu dengan keyakinan penuh.
GBLA sebagai Faktor Penentu
Di balik keyakinannya, Castel sangat menyadari bahwa tugas berat di depan mata mustahil dijalani tanpa dukungan penuh dari tribun. Ia menekankan bahwa atmosfer panas Stadion GBLA yang dipenuhi puluhan ribu Bobotoh akan menjadi kekuatan tambahan yang vital bagi anak-anak asuh Bojan Hodak.
"Kami sangat membutuhkan kehadiran Bobotoh. Kami membutuhkan dukungan maksimal dari semuanya. Tentu saja kami akan kembali berjuang dengan bantuan mereka di tribun," ungkapnya menutup harapan.
Laga leg kedua nanti, lebih dari sekadar pertarungan teknik dan taktik, akan menjadi ujian karakter bagi skuad Persib. Tantangannya adalah membuktikan bahwa dalam sepak bola, keajaiban selalu mungkin terjadi, terutama ketika sebuah tim bermain di hadapan benteng dan pendukungnya yang paling bersuara.
Artikel Terkait
Irak Kalahkan Bolivia 2-1, Rebut Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
PSM Makassar Terancam Eksodus, 11 Pemain Kunci Kontrak Habis
Dony Tri Pamungkas Bersinar di FIFA Series, Dipuji Pelatih dan Rekan Setim
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gattuso Minta Maaf Usai Kalah dari Bosnia