Persija Terancam Tertinggal di Puncak Klasemen Usai Kalah dari Arema

- Rabu, 11 Februari 2026 | 20:00 WIB
Persija Terancam Tertinggal di Puncak Klasemen Usai Kalah dari Arema

Pelatih PSM, Tomas Trucha, secara jujur mengakui bahwa timnya masih dalam proses perbaikan. Namun, pengakuannya justru menggarisbawahi potensi kejutan.

“Setelah kita mencetak gol kedua, kita seperti berhenti bermain. Seharusnya kita pegang bola lebih lama. Kita beruntung. Mereka punya dua peluang yang seharusnya bisa jadi gol kedua,” ungkapnya.

Pernyataan itu menunjukkan kesadaran akan kelemahan, tetapi juga semangat untuk memperbaiki performa. Tim yang bermain tanpa beban berat seperti PSM seringkali bisa tampil lebih lepas dan berbahaya.

Teknikal dan Tekanan Psikologis

Dari sisi komposisi, PSM telah memenuhi kuota dengan sebelas pemain asing. Peran pemain seperti gelandang jangkar Dusan Lagator akan krusial untuk mengacak-acak ritme permainan Persija yang mengandalkan transisi cepat. Di lini depan, mobilitas striker Sheriddin Boboev juga akan menjadi ujian langsung bagi pertahanan Macan Kemayoran yang baru saja kebobolan.

Namun, faktor terbesar justru mungkin terletak pada beban psikologis. Persija bermain dengan tekanan untuk menang setiap pekan, sementara PSM bisa lebih fleksibel dengan target memperbaiki posisi. Dalam persaingan ketat di puncak, tim dengan mental yang lebih tangguh biasanya yang bertahan.

Dua Laga Penentu Nasib

Dengan melihat peta persaingan, dua laga ke depan benar-benar akan menjadi tolok ukur nyata bagi ambisi juara Persija. Kegagalan meraih poin penuh berpotensi mengubah narasi, dari pengejar menjadi tim yang mulai kehilangan pijakan di tikungan akhir musim.

Arema FC telah memberi peringatan. Kini, jawaban atas pertanyaan apakah Persija masih layak disebut kandidat juara akan diuji di Gianyar dan kemudian di hadapan Pasukan Ramang. Sembilan puluh menit di setiap laga akan menentukan apakah mereka masih sanggup mempertahankan tekanan pada Persib Bandung, atau justru mulai tertinggal.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar