Persija Terancam Tertinggal di Puncak Klasemen Usai Kalah dari Arema

- Rabu, 11 Februari 2026 | 20:00 WIB
Persija Terancam Tertinggal di Puncak Klasemen Usai Kalah dari Arema

MURIANETWORK.COM - Persija Jakarta menghadapi ujian berat dalam perburuan gelar Super League 2025/2026. Kekalahan 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/2/2026), membuat posisi mereka di papan atas semakin terjepit. Kini, dengan selisih poin yang melebar dari dua pesaing teratas, setiap laga tersisa menjadi pertaruhan untuk mempertahankan status sebagai kandidat juara.

Pukulan di Kandang Sendiri dan Jarak yang Melebar

Laga kontra Arema FC berjalan ketat sebelum akhirnya diputus oleh dua gol Gabriel Silva di menit-menit akhir. Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga momentum berharga di fase krusial. Di klasemen, Persija kini tertahan di peringkat ketiga dengan 41 poin, tertinggal lima angka dari Borneo FC dan enam poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Situasi ini menempatkan Macan Kemayoran dalam posisi yang harus terus mengejar tanpa boleh lagi tersandung.

Tantangan Tanpa Sang Pelatih di Gianyar

Ujian pertama datang saat bertandang ke markas Bali United, Minggu (15/2/2026). Laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, ini menjadi penentu untuk menjaga asa. Namun, Persija harus menjalaninya tanpa pelatih Mauricio Souza di pinggir lapangan. Souza mendapat sanksi suspensi satu pertandingan akibat akumulasi kartu kuning.

Sanksi itu diterima setelah ia terlibat keributan usai laga melawan Arema. Regulasi kompetisi secara tegas mengatur konsekuensi ini.

“Ofisial yang memperoleh akumulasi 2 (dua) kartu kuning dalam 2 (dua) Pertandingan yang berbeda selama berlangsungnya BRI Super League, tidak diperkenankan untuk mendampingi 1 (satu) kali Pertandingan pada pertandingan berikutnya setelah akumulasi tersebut tercapai,” demikian bunyi aturan tersebut.

Kehilangan sosok kunci di bangku cadangan di tengah tekanan tinggi tentu menjadi tantangan tersendiri bagi stabilitas tim. Di Gianyar, hanya kemenangan yang dapat diterima untuk mencegah jarak dari puncak semakin tak terjangkau.

PSM Makassar: Lawan Berbahaya dengan Momentum Baru

Setelah berurusan dengan Bali United, giliran PSM Makassar yang menanti pada 20 Februari. Meski berkutat di papan tengah, Pasukan Ramang baru saja memutus tren buruk dengan kemenangan 2-1 atas PSBS Biak. Hasil itu memberi suntikan kepercayaan diri yang bisa membuat mereka menjadi lawan yang tak bisa diremehkan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar