Tito Karnavian Serahkan Bantuan dan Angin Segar Rp1,6 Triliun untuk Aceh Pascabencana

- Kamis, 22 Januari 2026 | 10:05 WIB
Tito Karnavian Serahkan Bantuan dan Angin Segar Rp1,6 Triliun untuk Aceh Pascabencana

Di tengah terik matahari di Lapangan Kantor MTQ, Pidie Jaya, Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan langsung kepada pemerintah setempat. Tito, yang menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, tampak berbincang hangat dengan para perangkat daerah usai penyerahan.

Bantuan yang datang bukan jumlah kecil. Ada 100 paket air mineral, 65 paket mi instan, plus 13 karung beras yang masing-masing bobotnya 50 kilogram. Juga peralatan seperti 20 unit cangkul dan 10 gerobak dorong. Intinya, semua dikirim untuk mendukung pemulihan dan memenuhi kebutuhan mendesak warga yang masih berjuang pascabencana.

Tak cuma itu. Tito juga menyerahkan berbagai barang pokok dan sandang. Mulai dari kelambu, pakaian anak, mukena, hingga selimut dan masker. Perlengkapan kebersihan juga disiapkan.

Menurut Tito, kerusakan di Pidie Jaya memang cukup parah. "Beberapa ruas jalan masih terputus, belum tertangani semua," ujarnya. Tumpukan lumpu pun masih mengotori sejumlah sekolah dan puskesmas.

Namun begitu, ada secercah harapan. Kondisi sekarang mulai membaik. Listrik dan internet sudah nyala lagi. Pasokan BBM juga sudah cukup, tidak seperti dulu yang sempat langka.

Di sisi lain, Tito mendorong percepatan pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk wilayah terdampak, termasuk seluruh pemda di Aceh. Ini jadi angin segar bagi kas daerah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo sudah menyetujui pengembalian TKD untuk daerah terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

"Jadi intinya adalah menambah keuangan provinsi, kabupaten, kota. Untuk Aceh ini lebih kurang hampir 1,6 triliun, 800 (miliar) adalah di provinsi, 800 (miliar) lagi di kabupaten, kota," jelas Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (22/01/2026).

Pernyataan itu disampaikannya sehari sebelumnya, Rabu (21/01). Harapannya, tambahan anggaran itu bisa menutupi berbagai kebutuhan kecil yang mendesak di daerah.

Sementara untuk pekerjaan berat seperti membangun jembatan atau memperbaiki jalan rusak itu tetap menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Kunjungan Tito ke Pidie Jaya ini bagian dari agenda tinjauan progres rehabilitasi pascabencana di Aceh. Dia tidak datang sendirian.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala BNPB Suharyanto, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri juga menyambut kedatangan rombongan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar