PSM Lepas dari Ancaman Sanksi FIFA, Rekrut Dua Asing Baru untuk Perbaiki Performa

- Senin, 09 Februari 2026 | 19:30 WIB
PSM Lepas dari Ancaman Sanksi FIFA, Rekrut Dua Asing Baru untuk Perbaiki Performa

Kuota penuh. Bursa tutup. Tak ada ruang untuk manuver lagi.

Tapi nilai Rp100 miliar tak serta-merta mengakhiri krisis.

Momen di Sleman

Kemenangan 2-1 atas PSBS Biak jadi penawar rasa sesak setelah tujuh laga tanpa kemenangan. Gol Rizky Eka Pratama di menit ke-43 mengubah suasana. Gledson Paixao menggandakan keunggulan sepuluh menit babak kedua lewat skema yang efektif cermin pendekatan baru Tomas.

Gol balasan Ruyery di menit ke-80 bikin deg-degan. Tapi kali ini, PSM bertahan.

Karena absennya Ananda Raehan dan Savio Roberto, Tomas terpaksa meracik ulang tim. Lagator, Luka Cumic, dan Boboev mulai diperkenalkan sebagai energi segar.

Memang belum dominan betul, tapi kehadiran mereka memberi opsi yang sebelumnya tak ada. Lagator bawa ketenangan dalam membaca permainan. Cumic kasih variasi dari sisi lapangan. Boboev tambah intensitas tekanan ke pertahanan lawan.

Secara psikologis, kemenangan di Sleman itu penting. Ia memutus rantai buruk dan mengembalikan secuil kepercayaan diri di ruang ganti.

Nilai skuad boleh saja mendekati Rp100 miliar.

Sebelas pemain asing sudah lengkap.

Masalah administrasi beres.

Tapi musim ini belum berakhir.

Lagator diharap jadi jangkar. Boboev diharap jadi pemecah kebuntuan.

Di Makassar, sepak bola bukan cuma soal taktik. Ia menyangkut siri’ na pacce harga diri dan rasa solidaritas.

Dan dalam musim yang terasa limbung begini, satu kemenangan bisa jadi awal cerita yang sama sekali baru.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar