Jumat sore di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, suasana terasa berbeda. Bukan lagi kemacetan biasa. Antrean kendaraan memanjang, lampu rem berkedip-kedip di senja, menandai puncak arus balik H 6 Lebaran 2026. Lonjakan lalu lintas ke arah Jakarta tercatat sangat signifikan, bahkan mencapai angka tertinggi hari itu.
Ria Marlinda Paallo, Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, membeberkan datanya. Menurutnya, puncak kepadatan terjadi antara pukul empat dan lima sore.
Ujarnya dalam temu media di Kantor Jasamarga GT Cikatama, Jumat malam. Angka itu bukan datang tiba-tiba. Sebelumnya, Korlantas Polri sudah memberlakukan rekayasa one way tahap dua dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama, ditambah contraflow dari KM 70 ke KM 47 menuju Jakarta. Rekayasa ini sendiri terus disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan, misalnya dengan menambah lajur contraflow di titik-titik tertentu.
Nah, di sisi lain, ada faktor lain yang memicu antusiasme pengendara. Ternyata, lonjakan ini juga beriringan dengan pemberian diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama, yang berlaku pada 26 dan 27 Maret. Jasamarga sendiri menyambut baik partisipasi masyarakat ini.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Tuntaskan FIFA Series dengan Kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis
Ratusan Anak Jakarta Nobar Pelangi di Mars, Wagub Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Bioskop Edukatif
Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional di Tol Trans Jawa Jika Arus Balik Membeludak
Pemerintah Tegaskan Subsidi BBM Belum Dibatasi, Harga Dipertahankan