MURIANETWORK.COM - Winger PSM Makassar, Rizky Eka Pratama, mengakhiri puasa golnya sekaligus membawa timnya meraih kemenangan penting. Dalam laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/2/2026), Rizky mencetak gol pembuka yang turut mengantar Juku Eja menang 2-1 atas PSBS Biak. Kemenangan ini menghentikan tren tujuh laga tanpa kemenangan PSM dan memberikan angin segar dalam upaya menjauh dari zona degradasi.
Momen Emosional di Maguwoharjo
Gol yang tercipta pada menit ke-43 itu bukan sekadar angka di papan skor. Bagi Rizky Eka Pratama, itu adalah pelepasan dari beban yang lama dipikul. Bagi tim, gol itu menjadi penanda berakhirnya periode sulit. Suasana lega terasa jelas di lapangan, mengubah dinamika permainan yang sebelumnya cenderung alot. Gol tersebut, yang lahir dari skema serangan terorganisir, menunjukkan potensi ancaman dari sektor sayap yang selama ini kerap dinantikan.
Usai pertandingan, sang pemain tak menyembunyikan rasa syukurnya. "Syukur alhamdulillah atas hasil yang diberikan tuhan kepada kami. Ini hasil yang lama kita inginkan, terima kasih kepada teman-teman yang telah berjuang, sehingga kita dapat hasil positif. Semoga ini menjadi momentum untuk lebih baik ke depannya," ucap Rizky Eka.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari dalam tim untuk penampilan individualnya. "Dengan motivasi diri sendiri untuk tampil lebih baik dan kepercayaan pelatih, saya bisa bermain baik hari ini. Tentunya berkat dukungan teman-teman juga kepada saya," tambahnya.
Analisis Taktik: Titik Balik yang Diperlukan
Kemenangan ini, meski diraih dengan susah payah, menawarkan beberapa pembelajaran berharga bagi PSM Makassar. Selama ini, serangan tim kerap terlihat terlalu bergantung pada striker asing. Keberhasilan Rizky Eka mencetak gol dari sisi sayap membuka dimensi serangan baru, yang bisa membuat pertahanan lawan lebih sulit membaca pola permainan.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026