Namun begitu, pengalaman City dalam beberapa tahun terakhir adalah modal berharga. Guardiola yakin 13 laga itu waktu yang sangat panjang untuk mengubah segalanya.
Pertemuan langsung nanti di Etihad, tentu saja, akan jadi momen krusial.
Drama di Anfield sebenarnya belum benar-benar usai. Ada satu momen kontroversial di akhir pertandingan. City sempat mengira unggul 3-1 setelah Rayan Cherki menyundul bola ke gawangnya sendiri, tapi gol itu dianulir wasit Craig Pawson. Setelah meninjau VAR, Pawson memutuskan ada pelanggaran dari Haaland kepada Szoboszlai sebelumnya. Alih-alih gol, City dapat tendangan bebas, dan Szoboszlai malah diusir dengan kartu merah karena dianggap menggagalkan peluang jelas.
Keputusan ini jelas tak disukai Guardiola.
Kemenangan dramatis sudah di kantong. Ancaman sudah dikirim. Sekarang, tinggal menunggu bagaimana Arsenal dan tim-tim lain merespons tekanan yang kian menjadi-jadi ini.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026