PSM Makassar Hadapi Laga Penentu Nasib di Sleman Lawan PSBS Biak

- Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB
PSM Makassar Hadapi Laga Penentu Nasib di Sleman Lawan PSBS Biak

Dia kembali mengingatkan soal nilai "siri’ na pacce" harga diri dan solidaritas khas Makassar sebagai fondasi yang tak boleh dilupakan.

Di sisi lain, ada teka-teki menarik yang dibawa PSM ke Sleman: dua pemain anyar, Dusan Lagator dari Montenegro dan Sheriddin Boboev asal Tajikistan. Keduanya langsung dibebani latihan intensif sejak tiba. Simulasi taktik dan skema penyerangan menunjukkan mereka siap dimainkan.

Tapi masalahnya, regulasi hanya memperbolehkan sembilan pemain asing di DSP. Sementara di skuad ada 11 orang asing. Trucha harus memilih. Apakah Lagator langsung dilepas untuk memperkuat pertahanan? Atau Boboev jadi solusi di lini depan yang kerap mandek? Keputusan ini bukan cuma soal satu laga, tapi bisa menentukan arah musim mereka.

Walau diunggulkan, PSM jelas tak boleh meremehkan PSBS. Caretaker mereka, Kahudi Wahyu Widodo, menyatakan kesiapan penuh. Dengan 33 pemain tersedia, rotasi bukan hal sulit. Meski kehilangan Nurhidayat karena akumulasi kartu sebuah celah yang mungkin bisa dieksploitasi PSM.

Bermain di Maguwoharjo tetap akan keras. PSBS punya motivasi besar untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penghias klasemen.

Pada akhirnya, laga di Sleman ini lebih dari sekadar pertandingan pekan ke-20. Bagi PSM, ini soal reputasi. Soal momentum yang harus direbut kembali. Soal menentukan jalan mereka ke depan.

Kemenangan bisa mengubah narasi krisis menjadi cerita kebangkitan. Kekalahan, atau bahkan imbang, hanya akan menambah beban yang sudah berat.

Intinya, Minggu sore nanti, Pasukan Ramang tak cuma bertaruh untuk bertahan. Mereka berjuang untuk membuktikan masih layak bersaing di Super League.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar