Sementara itu, di Stadion Brawijaya, Kediri, laga antara Persik Kediri dan Dewa United diwarnai tantangan lain: cuaca. Pertandingan sempat tertunda cukup lama akibat hujan deras yang menggenangi beberapa bagian lapangan. Saat laga akhirnya dimulai, atmosfer di tribun justru memanas berkat aksi cepat tuan rumah.
Ernesto Gomez berhasil memanfaatkan situasi untuk mencetak gol cepat, langsung meredam permainan Dewa United. Keunggulan itu semakin dikembangkan menjelang turun minum.
Jon Toral menggandakan keunggulan Macan Putih di menit ke-32, membawa skor menjadi 2-0 untuk Persik Kediri di akhir babak pertama.
Ketegangan di Babak Penutup
Babak kedua kembali diwarnai interupsi. Wasit terpaksa menghentikan pertandingan di menit ke-53 karena kondisi lapangan dianggap belum layak. Setelah penundaan sekitar setengah jam, permainan dilanjutkan.
Dewa United, yang diasuh Jan Olde Riekerink, tampil lebih baik dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Vico Duarte hanya tiga menit setelah laga berjalan kembali. Gol itu membangkitkan semangat tim tamu untuk mengejar hasil imbang.
Namun, pertahanan Persik Kediri yang diorganisir dengan rapi oleh pelatih Marcos Reina mampu bertahan dari segala tekanan. Mereka berhasil menjaga keunggulan 2-1 hingga pertandingan usai, meraih kemenangan penting di depan pendukung sendiri.
Dua kemenangan ini memberikan poin berharga bagi Borneo FC dan Persik Kediri dalam perjalanan mereka di kompetisi. Hasil lengkap pekan ke-20 Super League 2025/2026 mencatat kemenangan Borneo FC 2-1 atas Bhayangkara FC dan kemenangan Persik Kediri dengan skor yang sama atas Dewa United.
Artikel Terkait
Otamendi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina Usai Piala Dunia 2026
Antoine Griezmann Resmi Bergabung dengan Orlando City
Herdman Minta 80 Ribu Suporter Penuhi SUGBK untuk Debutnya Bersama Timnas Indonesia
Juventus Siapkan Tawaran Kontrak untuk Rudiger, Hadapi Persaingan dari Liverpool dan MU