MURIANETWORK.COM - Persis Solo kembali mengalami pukulan telak di luar lapangan. Striker asing baru mereka, Clayton da Silveira da Silva, secara resmi dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk bermain di BRI Super League 2025/2026 oleh PSSI. Larangan ini muncul hanya empat hari setelah sang pemain asal Brasil itu diperkenalkan secara resmi kepada publik, menambah daftar panjang masalah administratif yang menghantui Laskar Sambernyawa dalam bursa transfer musim ini.
Gagal Administrasi, Kontrak Diputus
Kabar buruk itu datang melalui surat resmi PSSI yang diterima manajemen Persis. Clayton Silva, yang baru tiba dengan harapan tinggi, ternyata terganjal aturan ketat terkait liga asal pemain. Pemain berusia 30 tahun itu terakhir membela Diamond Harbour FC, sebuah klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga India (I-League).
Regulasi PSSI dengan tegas hanya mengizinkan pemain dari kasta tertinggi India, yaitu Indian Super League, untuk direkrut. Meski Persis berargumen bahwa Clayton lebih aktif di Perak FC (Malaysia) mengingat kompetisi India sedang vakim, lobi tersebut tidak berhasil mengubah keputusan.
Dalam pernyataan resminya, klub akhirnya mengakui kegagalan ini.
Rentetan Masalah Perekrutan
Kasus Clayton ini bukan yang pertama. Sejak awal musim, departemen kepemilikan pemain Persis seolah terus dirudung masalah. Di awal kompetisi, mereka baru menyadari Fuad Sule membawa sanksi larangan bertanding global dari FIFA, yang memaksa pemain itu absen dalam sembilan pertandingan awal.
Artikel Terkait
Marco Bezzecchi Raih Kemenangan Dominan di MotoGP Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium MotoGP
Mario Suryo Aji Akhirnya Kantongi Poin Pertama di Moto2 2026