“Tapi di olahraga semuanya tidak dapat terprediksi. Jadi yang saya contohkan, Indonesia saja ke semifinal,” ungkapnya, menegaskan bahwa prestasi Garuda Futsal adalah bukti nyata bahwa pertandingan harus dimainkan di lapangan, bukan di atas kertas.
Iran Tak Anggap Remeh Lawan
Meski memuji Indonesia, perhatian Shamsaei kini tertuju pada lawan langsung yang akan dihadapi, Irak. Dia menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak akan meremehkan pertandingan semifinal tersebut.
“Kami berusaha mengerahkan kemampuan terbaik dan menghormati Irak. Mereka sudah menunjukkan kualitas,” tuturnya.
Dia berharap persiapan yang matang dapat membawa hasil yang diinginkan di laga krusial itu. “Saya berharap besok akan berjalan dengan baik,” pungkas Shamsaei.
Simbol Persaingan Ketat
Pernyataan sang pelatih Iran itu bukan sekadar basa-basi. Ucapan tersebut justru mempertegas posisi baru Timnas Futsal Indonesia di peta futsal Asia sebagai tim yang kini patut diperhitungkan. Perjalanan mereka yang penuh dramatis hingga ke babak semifinal telah menjadi simbol nyata dari persaingan yang semakin ketat dan terbuka di Piala Asia Futsal, di mana semangat dan taktik hari itu bisa mengalahkan segalanya.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil
Veda Ega Pratama Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil, Naik ke Peringkat Tiga Klasemen
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Ketiga Moto3 Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil 2026