Polres Tangerang Kota Gencar Patroli Rumah Kosong Saat Arus Mudik Lebaran

- Senin, 23 Maret 2026 | 00:00 WIB
Polres Tangerang Kota Gencar Patroli Rumah Kosong Saat Arus Mudik Lebaran

Menyambut arus mudik Lebaran, suasana di sejumlah permukiman di Tangerang Kota terasa lebih sepi. Nah, justru di saat seperti inilah Polres Metro Tangerang Kota menggencarkan patroli. Fokus mereka? Rumah-rumah kosong yang ditinggal pergi oleh pemiliknya. Tujuannya jelas: menekan angka kejahatan dan tentu saja, menebar rasa aman.

Patroli digelar sejak Minggu lalu, tanggal 22 Maret. Yang menarik, polisi tidak bekerja sendirian. Mereka berjalan beriringan dengan unsur keamanan lingkungan, mulai dari pengurus RT/RW sampai satpam setempat. Sinergi semacam ini dianggap krusial untuk menjangkau sudut-sudut permukiman.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, turun langsung memantau situasi. Menurutnya, pengecekan fisik ke lokasi sangat diperlukan untuk memastikan kondisi setiap rumah.

"Kami melaksanakan patroli dan pemantauan rumah kosong yang ditinggal mudik, sekaligus berkoordinasi dengan keamanan lingkungan agar dilakukan pengecekan secara rutin," ujar Jauhari.

Di sisi lain, imbauan juga terus disampaikan. Warga dan petugas keamanan diminta lebih aktif lagi mengawasi lingkungannya. Soalnya, musim mudik kerap jadi momentum empuk bagi pelaku kriminal untuk beraksi target utamanya ya rumah-rumah kosong itu.

"Kami mengimbau agar keamanan lingkungan meningkatkan patroli dan pengawasan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan melalui layanan kepolisian 110," tegasnya.

Kehadiran seragam hijau di tengah keramaian yang berkurang ini diharapkan bisa memberikan ketenangan. Jauhari berharap warga yang mudik bisa pulang kampung dengan pikiran plong, tidak was-was meninggalkan barang berharga di rumah.

"Langkah ini kami lakukan agar masyarakat merasa tenang saat mudik. Kami ingin memastikan wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif," imbuh Jauhari.

Pada akhirnya, semua kembali pada kerja sama. Polisi mengaku tak bisa menjaga semua titik sendirian. Peran serta masyarakat, dalam hal ini, menjadi kunci penentu.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar