“Dia punya profil yang kami butuhkan: fisik kuat, pengalaman di level tinggi, dan mentalitas pemenang. Sangat cocok untuk Premier League.”
Memang, di usia 26 tahun, Disasi bukanlah pemain baru. Dia nyaman di jantung pertahanan dan terbiasa dengan atmosfer pertandingan bertekanan. Kehadirannya diharapkan bisa langsung menambah kedalaman dan otoritas di lini belakang West Ham, yang belakangan terlihat goyah. Nuno Espirito Santo, sang manajer, kini punya opsi lebih banyak untuk merotasi pemain di tengah jadwal yang padat.
Menariknya, West Ham bukan satu-satunya yang mengincarnya. AC Milan juga disebut-sebut tertarik. Tapi, daya tarik untuk tetap bermain di Inggris rupanya lebih kuat. Kesepakatan ini, pada akhirnya, terasa cocok untuk semua pihak. West Ham dapat penguatan instan, Chelsea merapikan skuad, dan Disasi mendapat jam terbang.
Dengan serangkaian laga penting menyongsong akhir musim, kedatangan bek asal Prancis ini bisa jadi penentu. Ia diharapkan membawa ketahanan dan kepemimpinan yang selama ini dicari. Dan yang pasti, The Hammers bisa bernapas lega pertahanan mereka kini punya wajah baru.
Artikel Terkait
Howe Bantah Keras Rumor Arsenal Incar Tonali
Upamecano Pilih Perpanjang Kontrak, Madrid Terpaksa Gigit Jari
Ivar Jenner Resmi Bebas Transfer, Dewa United Posisi Terdepan
Persib, Persija, dan Persebaya Berebut Pemain Timnas Jelang Tutup Bursa