“Dia punya profil yang kami butuhkan: fisik kuat, pengalaman di level tinggi, dan mentalitas pemenang. Sangat cocok untuk Premier League.”
Memang, di usia 26 tahun, Disasi bukanlah pemain baru. Dia nyaman di jantung pertahanan dan terbiasa dengan atmosfer pertandingan bertekanan. Kehadirannya diharapkan bisa langsung menambah kedalaman dan otoritas di lini belakang West Ham, yang belakangan terlihat goyah. Nuno Espirito Santo, sang manajer, kini punya opsi lebih banyak untuk merotasi pemain di tengah jadwal yang padat.
Menariknya, West Ham bukan satu-satunya yang mengincarnya. AC Milan juga disebut-sebut tertarik. Tapi, daya tarik untuk tetap bermain di Inggris rupanya lebih kuat. Kesepakatan ini, pada akhirnya, terasa cocok untuk semua pihak. West Ham dapat penguatan instan, Chelsea merapikan skuad, dan Disasi mendapat jam terbang.
Dengan serangkaian laga penting menyongsong akhir musim, kedatangan bek asal Prancis ini bisa jadi penentu. Ia diharapkan membawa ketahanan dan kepemimpinan yang selama ini dicari. Dan yang pasti, The Hammers bisa bernapas lega pertahanan mereka kini punya wajah baru.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji Amankan Tiket ke Q2 di GP Brasil
Mario Suryo Aji Peringkat Ketiga di Latihan Bebas Moto2 Brasil
Hamilton Akui Tantangan Ekstra Era Regulasi Baru F1 2026
Veda Ega Pratama Catat P8 di FP1 Moto3 Brasil, Jadi Pembalap Honda Tercepat Kedua