Jadwal Ikrar Talak Bedu Awal Desember 2025: Proses Damai Tanpa Sengketa

- Rabu, 12 November 2025 | 08:15 WIB
Jadwal Ikrar Talak Bedu Awal Desember 2025: Proses Damai Tanpa Sengketa
Proses Perceraian Bedu: Ikrar Talak Awal Desember 2025

Proses Perceraian Bedu Segera Berakhir, Ikrar Talak Dijadwalkan Awal Desember

Proses perceraian komedian Bedu, yang memiliki nama asli Harabdu Tohar, kini mendekati tahap akhir. Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah menetapkan bahwa putusan cerai talak akan berkekuatan hukum tetap atau inkrah pada tanggal 20 November 2025.

Setelah tanggal inkrah tersebut, pengadilan akan segera menjadwalkan pengucapan ikrar talak. Juru Bicara Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid MA, memperkirakan agenda penting ini akan dilaksanakan pada awal bulan Desember 2025.

Dalam proses ikrar talak, kehadiran Bedu sebagai pemohon adalah wajib. Sementara itu, kehadiran sang istri, Irma Kartika, tidak diwajibkan meskipun pihak pengadilan akan tetap mengirimkan panggilan resmi.

Yang patut disyukuri, proses perceraian pasangan yang menikah sejak 2010 ini berjalan dengan damai. Tidak terdapat sengketa hak asuh anak maupun perselisihan harta bersama atau gono-gini yang diajukan selama persidangan berlangsung.

Bedu resmi mengajukan gugatan cerai pada 22 September 2025. Alasan perceraian yang tercantum dalam berkas gugatan adalah perselisihan terus-menerus dan perbedaan visi misi hidup. Tidak ada isu orang ketiga atau kekerasan dalam rumah tangga yang melatarbelakangi keputusan ini.

Pengadilan Agama Jakarta Selatan kemudian mengabulkan gugatan cerai talak tersebut pada 3 November 2025. Kedua belah pihak sepakat untuk berpisah secara baik-baik tanpa konflik.

Mengenai pembagian harta, telah tercapai kesepakatan bersama dimana Bedu menyerahkan rumah dan mobil kepada Irma Kartika. Bedu memilih untuk hanya membawa barang-barang keperluan pribadinya saja.

Untuk urusan hak asuh anak, disepakati bahwa hak asuh utama diserahkan kepada ibu, Irma Kartika. Meski demikian, Bedu tetap memiliki hak untuk mengasuh dan akan terus terlibat secara aktif dalam kehidupan anak-anaknya. Bedu menegaskan bahwa kesejahteraan anak-anaknya adalah prioritas utamanya pasca perceraian.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar