Suasana di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis (15/1/2026) lalu, terasa berbeda. Di tengah kemeriahan Perayaan Natal Agung Oikumene Provinsi Riau 2025, ada pesan yang mengalir kuat: tentang bumi, pohon, dan tanggung jawab kita semua. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, hadir bukan hanya sebagai tamu kehormatan, tapi juga membawa ajakan yang menggugah.
Dalam sambutannya, Herry yang akrab disapa Herimen menyentuh sesuatu yang mendasar. Ia bilang, cinta kasih Natal tak boleh berhenti pada hubungan antar manusia. Menurutnya, rasa itu harus meluas, merangkul seluruh ciptaan Tuhan. Termasuk alam dan lingkungan hidup di Bumi Lancang Kuning ini.
"Pada momen penuh berkat ini, kita diingatkan untuk memiliki kerendahan hati terhadap seluruh ciptaan," ujarnya.
Kalimatnya kemudian mengalir dalam metafora yang puitis. "Setiap pohon yang kita tanam adalah lilin Natal yang menerangi masa depan, dan setiap aksi pelestarian lingkungan adalah nyanyian malaikat yang memuliakan Tuhan."
Pesan itu jelas. Bagi sang jenderal bintang dua, menjaga alam bukan sekadar aksi sosial. Itu adalah ibadah yang nyata. Bahkan, ia menegaskan bahwa perdamaian sejati mustahil terwujud kalau manusia masih berseteru dengan lingkungannya. Natal, lanjut Herry, harus jadi titik balik untuk mengakhiri krisis kepedulian terhadap ekosistem.
Nah, bicara soal aksi nyata, Polda Riau punya program konkret bernama "Tabung Harmoni Hijau". Ini adalah inisiatif integratif yang menyatukan ketahanan pangan dengan pelestarian alam. Yang menarik, program ini dirancang untuk melibatkan kolaborasi lintas agama dan sektor.
Artikel Terkait
DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Lindungi WNI dan Perkuat Diplomasi di Tengah Eskalasi Timur Tengah
Persis Solo Tekuk Persik Kediri 2-1, Peluang Bertahan di Liga 1 Masih Terbuka
Iran Sambut Positif Niat Prabowo Jadi Mediator di Timur Tengah
Kematian Khamenei Picu Perebutan Suksesi di Iran, Majelis Pakar Berhadapan dengan Ancaman dan Intrik