Ujarnya, seperti dikutip dari sebuah fanbase.
Namun begitu, sejauh ini semuanya masih sebatas wacana. Fokus Bernardo tampaknya lebih pada penyiapan tim yang ada. Persebaya mungkin menjanjikan proyek jangka panjang dan reputasi pelatihnya yang jago membentuk pemain ingat saja bagaimana Ramadhan Sananta dibentuknya di PSM. Tapi bagi Ragnar, waktu mungkin adalah sesuatu yang sangat berharga. Dia butuh kepastian, bukan sekadar janji.
Kondisi Ragnar saat ini di FCV Dender, Belgia, juga patut jadi pertimbangan. Menit bermainnya sangat terbatas, hanya 220 menit dari sepuluh penampilan dengan satu gol. Kontraknya tinggal enam bulan lagi. Dia berada di titik yang mengharuskannya memilih dengan bijak.
Klub yang dia butuhkan jelas: yang bisa memberi jam main rutin, punya struktur matang, dan memungkinkan adaptasi cepat. Dalam konteks itu semua, Persib punya jawabannya. Thom Haye ada. Bojan Hodak ada. Sistem yang siap pakai juga ada.
Jika dibandingkan dengan Persija yang masih berbenah atau Persebaya yang baru di tahap wacana, posisi Persib terlihat lebih konkret. Bukan karena rumor mereka yang paling keras, tapi karena kecocokan logisnya yang paling menonjol.
Jadi, kalau keputusan Ragnar nantinya benar-benar didasarkan pada faktor teknis dan kenyamanan beradaptasi, maka jawabannya cenderung mengerucut ke Bandung. Thom Haye bisa jadi kunci yang mengamankan semuanya.
Bursa masih terbuka. Spekulasi tentu belum usai. Tapi satu hal yang mulai jelas: jika Ragnar Oratmangoen memutuskan pulang ke Indonesia, Persib Bandung saat ini berada di posisi terdepan.
Artikel Terkait
Imbang Lawan Irak, Timnas Futsal Indonesia Pastikan Tiket Juara Grup
PSM Makassar Beraksi di Tengah Badai Sanksi FIFA
PSM Makassar Waspada, Semen Padang Datang dengan Skuad Baru dan Misi Darurat
Drama 29-27 Antar Adnan/Indah ke Final, Thailand Masters 2026 Dijamin Milik Indonesia