Rangkaian ujian berat ini dimulai Minggu, 1 Februari. Persebaya menjamu Dewa United, runner-up musim lalu, di Stadion Gelora Bung Tomo. Seminggu kemudian, giliran Bali United yang datang. Baru setelah itu, duel panas melawan Bhayangkara FC pada 14 Februari. Jadwal berlanjut dengan tandang ke Persijap Jepara (21 Februari), sebelum bulan ditutup dengan laga sengit melawan PSM Makassar pada 25 Februari.
Pedro Matos, pemain anyar Persebaya, sudah menyiapkan mental. Dia sadar betul, debutnya di kandang sendiri nanti tak akan mudah.
Jadwal yang begitu padat jelas jadi ujian nyata. Bukan cuma soal fisik, tapi juga mental. Bisik konsistensi mereka dipertahankan? Momentum positif harus dijaga jika ingin memenuhi target masuk empat besar. Ekspektasi dari tribun sudah terasa membara. Sekarang, tinggal jawaban di lapangan hijau yang bicara.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027