Arteta Panggil Pemain Usai Kekalahan: Ini Momen Kita, Mari Nikmati

- Rabu, 28 Januari 2026 | 12:00 WIB
Arteta Panggil Pemain Usai Kekalahan: Ini Momen Kita, Mari Nikmati

Intinya, Arteta berusaha membangkitkan lagi semangat skuadnya. Ia menekankan bahwa posisi mereka saat ini masih bersaing di empat front adalah sebuah hak yang telah diperjuangkan, bukan hadiah cuma-cuma.

"Kita punya hak untuk berada di posisi bagus di empat kompetisi. Dan dalam empat bulan ke depan, kita akan hidup dan bermain dengan penuh kegembiraan. Dengan nyali besar dan keyakinan bahwa kita bisa menang," tegas Arteta.

"Itulah pola pikir yang akan kita pegang. Dan saya harap semua orang yang terhubung dengan klub ini, terutama para pendukung, ikut serta. Karena beginilah cara kita akan menjalani bulan-bulan mendatang. Kita pantas menikmatinya," tambahnya.

Namun begitu, Arteta membantah kalau rapat itu adalah reaksi panik. Ia bersikeras bahwa pertemuan rutin seperti itu sudah diagendakan jauh-jauh hari.

"Kami melakukannya setiap tiga atau empat minggu sekali. Penting untuk memahami realita versus perspektif. Kadang kamu harus lihat pakai mikroskop, kadang pakai teleskop. Intinya, lihat semuanya dengan jernih," paparnya.

"Saya bilang ke mereka betapa hebatnya mereka. Betapa bersyukurnya kami bisa berbagi hari-hari bersama. Dan yang penting, pastikan kita menikmati ini semua dengan keyakinan penuh. Ini momen kita, dan kita sangat menginginkannya," lanjut Arteta.

Fakta sejarah memang sedikit mengganggu. Arsenal sudah tiga musim berturut-turut jadi runner-up. Gelar liga terakhir mereka bahkan 22 tahun yang lalu. Bekas luka itu kadang masih terasa, terlihat dari beberapa cemoan dan peluit yang melayang usai laga kontra United.

Ditanya apakah bayangan masa lalu bisa memengaruhi pikiran suporter, Arteta mengakui kemungkinannya. "Bisa saja. Tapi kita tidak bisa mengendalikan itu," katanya.

"Apa yang terjadi dulu harus jadi pelajaran berharga untuk masa depan. Makanya saya ajak mereka semua ikut serta karena ini akan menyenangkan. Semangat, keyakinan, energi, dan kemauan keras adalah modal untuk meraih mimpi. Kami akan berikan segalanya," tandasnya.


Halaman:

Komentar