Momen itu terasa begitu sureal sampai-sampai usai pertandingan, ia langsung menelepon agennya. “Bos, demi Tuhan, saya hampir gila! Tolong kasih tahu, ini beneran atau nggak?!” katanya menirukan percakapan saat itu.
Rupanya, ia sampai kepikiran berat. Bahkan sempat terlintas untuk menghubungi Neymar teman satu negaranya buat minta konfirmasi.
Setelah satu musim penuh di Catalonia, Paulinho memilih balik ke Tiongkok. Kariernya kemudian berlanjut di Corinthians, lalu sempat merumput di Arab Saudi, sebelum akhirnya gantung sepatu di usia 36 tahun.
Kini, ia sudah beralih peran. Paulinho kini menjabat sebagai direktur olahraga di Mirassol, klub asal Brasil. Perlahan-lahan, ia membangun nama baru kali ini dari balik meja.
Artikel Terkait
Verstappen Gagal Total di Sprint Race Shanghai, Red Bull Terpuruk
Media Italia Soroti Idzes dan Audero Jelang FIFA Series 2026
Persib Pererat Hubungan dengan Sponsor Lewat Buka Puasa Bersama
Putri Kusuma Wardani Amankan Tiket Final Swiss Open Usai Kalahkan Nozomi Okuhara