Istora Senayan bakal kembali bergemuruh, Minggu (25/1) nanti. Dua wakil 'Merah Putih' berhasil menembus babak final Indonesia Masters 2026, melanjutkan tradisi baik dari tahun sebelumnya. Kali ini, harapan juara disandang oleh Alwi Farhan di tunggal putra dan duet Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di sektor ganda.
Menariknya, situasinya mirip dengan edisi 2025 lalu. Waktu itu, Indonesia juga punya perwakilan di final tunggal dan ganda putra. Sayangnya, baik Jonatan Christie maupun Fajar Alfian/Rian Ardianto waktu itu harus puas di posisi runner-up. Nah, kini giliran generasi di bawah mereka yang diberi amanah untuk membawa pulang gelar. Tekanannya pasti ada, tapi semangatnya jelas menyala-nyala.
Di sektor tunggal, Alwi Farhan akan berhadapan dengan pebulutangkis Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Pertarungan ini diprediksi bakal seru dan menegangkan. Sementara itu, di lapangan ganda, Raymond dan Joaquin punya misi balas dendam meski sebenarnya mereka punya catatan bagus melawan lawannya. Mereka akan berjumpa dengan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin.
Raymond/Joaquin sebenarnya sudah pernah mengalahkan Goh/Nur. Kemenangan itu mereka raih di Australian Open 2025. Jadi, secara mental, mereka punya modal percaya diri yang cukup. Namun begitu, final adalah cerita yang sama sekali berbeda. Semua bisa terjadi di panggung utama Istora.
Artikel Terkait
Bernardo Tavares: Dari Bayangan Mourinho ke Mimpi Guardiola di Persebaya
Gelombang Pemain Diaspora Serbu Super League, Siapa Lagi yang Ikut Pulang?
Persebaya Pilih Efisiensi, Hanya Datangkan Pedro Matos Jelang Putaran Kedua
Yuran Fernandes, Kapten yang Berubah Jadi Beban PSM