Bursa Transfer Super League 2025/2026: Klub-Klub Berlomba Perkuat Skuad

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:30 WIB
Bursa Transfer Super League 2025/2026: Klub-Klub Berlomba Perkuat Skuad
Bursa Transfer Super League Memanas

Jakarta - Suasana panas mulai terasa di bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Klub-klub, dari yang berada di papan atas sampai para penantang, kini tak lagi main aman. Mereka bergerak agresif, berburu pemain baru untuk memperkuat skuad. Tujuannya jelas: mendongkrak posisi di klasemen pada paruh kedua kompetisi nanti.

Yang menarik, pergerakan kali ini tak cuma soal mendatangkan pemain asing berpengalaman. Banyak juga talenta lokal yang dibidik, jelas sebagai investasi untuk masa depan. Beberapa nama sudah resmi dikenalkan ke publik. Tapi, tak sedikit pula yang masih sebatas rumor meski begitu, gosipnya sudah bikin penasaran banyak penggemar bola di tanah air.

Salah satu yang ramai dibicarakan adalah Pedro Characosi. Kiper asal Brasil kelahiran tahun 2000 ini punya postur menjulang, 1,94 meter. Kabarnya, dia dikait-kaitkan dengan Persija Jakarta. Terakhir membela Oberlandia FC, Characosi dinilai bisa bikin persaingan di bawah mistar Macan Kemayoran makin sengit. Nilai pasarnya? Masih belum ada pembaruan resmi.

Lalu ada lagi nama Diego Mauricio. Striker Brasil berusia 34 tahun ini bukan wajah baru. Dia pernah membela Persebaya Surabaya, dan kini dikabarkan berpeluang gabung ke Semen Padang FC. Pengalamannya di Liga Indonesia, ditambah postur 1,83 meter, bikin banyak yang yakin dia masih kompetitif. Nilai pasarnya sekitar Rp3,91 miliar.

Jangan lupakan Claudio Maradona. Penyerang asal Brasil kelahiran 1994 ini disebut-sebut sedang dibidik Persijap Jepara. Mantan pemain New Ros SC ini dikenal sebagai target man dengan tinggi 1,87 meter. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai Rp3,04 miliar.

Nah, dari Eropa, Persijap Jepara sudah ambil langkah nyata. Mereka resmi mendatangkan winger kiri asal Spanyol, Iker Guarot Sena. Pemain 33 tahun ini diharap bisa menyulut kreativitas serangan. Dengan tinggi 1,77 meter, nilai pasarnya sekarang ada di kisaran Rp5,65 miliar.

Persik Kediri juga tak mau ketinggalan. Mereka melakukan penguatan signifikan dengan merekrut bek tengah asal Spanyol, Cesu Meneses, yang sebelumnya membela Malut United FC. Bek setinggi 1,88 meter ini punya nilai pasar Rp3,48 miliar. Tapi, langkah mereka tak berhenti di situ. Persik juga mengamankan gelandang serang John Toral, eks Mumbai City FC. Transfer ini disebut-sebut salah satu yang termahal di putaran kedua, dengan nilai pasar fantastis: Rp8,69 miliar.

Arema FC pun ikut meramaikan pasar. Klub Singo Edan ini dikabarkan membidik bek tengah Brasil, Tales Lira, yang dulu pernah memperkuat Persija. Tales dikenal tangguh dalam duel udara, dengan nilai pasar sekitar Rp1,78 miliar. Selain rumor itu, Arema sudah resmi mendapatkan winger kiri Brasil, Gabriel Silva, dari Terengganu FC. Nilai pasarnya Rp3,91 miliar. Di sisi lain, mereka melepas bek Brasil Yan Mota, yang harganya sekitar Rp869 juta.

Sementara itu, dari Solo, ada kabar tentang Persis yang dikaitkan dengan bek tengah Brasil, Nilson Junior. Pemain 34 tahun yang sebelumnya membela Malut United ini punya nilai pasar sekitar Rp1,74 miliar. Dia disebut-sebut berpeluang memperkuat lini pertahanan Laskar Sambernyawa.

Dari sektor pemain lokal, ada pergerakan menarik dari Persija Jakarta. Mereka resmi merekrut Faturrahman dari Borneo FC. Bek kanan berusia 23 tahun ini jelas diproyeksikan untuk jangka panjang. Nilai pasarnya cukup tinggi, Rp6,08 miliar.

Semen Padang FC juga tak mau lengah di posisi penjaga gawang. Mereka mendatangkan Rendy Oscario dari Persebaya Surabaya. Kiper 27 tahun ini punya nilai pasar sekitar Rp1,30 miliar. Lalu, Barito Putra memastikan perekrutan winger kanan asal Saint Vincent, Cornelius Stewart. Pemain berusia 36 tahun ini dibanderol Rp869 juta.

Bursa transfer putaran kedua ini masih terbuka lebar. Artinya, masih ada potensi kejutan lain yang bisa muncul kapan saja. Manuver agresif semua klub ini adalah sinyal kuat: persaingan di paruh kedua musim nanti bakal jauh lebih sengit, lebih dinamis, dan pastinya, lebih seru untuk ditonton.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar