Alasan Utama Menghindari Play-off
Bagi Flick, ini lebih dari sekadar gengsi. Ini soal manajemen tim yang praktis. Bayangkan, lolos otomatis berarti Barcelona menghemat dua pertandingan tambahan. Di tengah jadwal yang padat dan badai cedera seperti yang baru menimpa Pedri dua laga "bonus" itu bisa jadi beban fisik yang sangat berat.
Dengan tiket 16 besar sudah di kantong, Flick bisa bernapas lega. Dia akan punya ruang lebih leluasa untuk merotasi pemain di ajang La Liga, terutama saat jeda internasional atau pekan-pekan krusial. Tak perlu lagi pusing memikirkan laga hidup-mati di Eropa di sela-sela itu.
Mampu bangkit dari awal musim yang terseok-seok dan finis di delapan besar juga akan jadi suntikan mental yang dahsyat. Flick sendiri mengakui performa timnya belum sempurna, tapi momentum sepertinya sedang berpihak.
“Target kami jelas, finis di posisi delapan besar. Memang awal kami kurang ideal, tapi sekarang peluang itu ada di tangan kami sendiri. Melewati dua pertandingan lebih sedikit akan sangat membantu proses pemulihan dan persiapan tim,” ujar pelatih asal Jerman itu.
Kini, segalanya berpulang pada partai di Camp Nou. Menang melawan Copenhagen bukan cuma urusan poin. Ini tentang merebut jalan pintas menuju tahap berikutnya, menghemat tenaga, dan menjaga semangat juang yang baru saja terpantik. Semuanya akan ditentukan di sana.
Artikel Terkait
Pertaruhan Nyawa Persijap Jepara di Hadapan PSM Makassar
Elkan Baggott Terjebak di Ipswich, Opsi Pulang ke Super League Menguat
Chelsa Incar Douglas Luiz, Juventus Terancam Rugi Lagi
Duel Sengit di Emirates: Arsenal dan Manchester United Perebutkan Puncak