Namun begitu, suasana berubah di gim kedua. Pertarungan jadi jauh lebih ketat. Kedua pasangan saling sikut, poin berganti dengan cepat. Kali ini, Terry dan Gloria yang tampil lebih solid, bahkan berhasil memimpin 11-8 saat jeda.
Di sisi lain, Chen dan Toh jelas tak mau bermain tiga gim. Mereka balas menekan dengan perlawanan sengit. Skor pun jadi sangat rapat, 15-14. Terry/Gloria sempat kembali memegang kendali dengan unggul 18-15, seolah hendak memaksa rubber game.
Tapi situasi itu justru memantik pasangan Malaysia. Mereka seperti on fire, mengejar ketertinggalan dengan permainan yang sangat fokus. Poin demi poin mereka raih: 18-18, lalu 19-19. Di titik kritis itu, Chen/Toh lebih dingin. Mereka meraih dua poin penutup dan menutup pertandingan dengan 21-19. Perjuangan Terry dan Gloria pun berakhir di sini.
Artikel Terkait
Layvin Kurzawa Tiba di Bandung, Persib Segera Perkuat Lini Belakang
Kastaneer dan Sihir Merah Marun: Akankah Makassar Kembali Lahirkan Monster Baru?
Liverpool Siap Perang Dana Rp1,8 Triliun untuk Adam Wharton
Gol Penalti Gustavo Almeida Bawa Persija Unggul di Babak Pertama