Kemeriahan khas Indonesia pun tak terlupakan. Lewat sesi podcast "Nobar (Ngobrol Bola Ramean) with Coca-Cola", hangatnya budaya nobar bersama direkam dan dirayakan. Ini benar-benar mencerminkan identitas unik pecinta bola tanah air.
Edisi Spesial 20 Tahun
Menurut Romy Gai, Chief Business Officer FIFA, edisi Trophy Tour kali ini sangat istimewa.
"Tahun ini menandai dua dekade perjalanan tur ini," jelas Romy. "Selama lima edisi, trofi telah menjangkau 182 dari 211 anggota FIFA. Piala Dunia 2026 akan jadi sejarah baru dengan format terbesar, dan tur ini adalah pembukanya."
Secara global, perjalanan trofi ini memang epik. Selama 150 hari ke depan, ia akan melintasi 30 negara dan singgah di 75 titik berbeda. Tujuannya satu: menyebarkan keajaiban Piala Dunia ke sebanyak mungkin orang di seluruh dunia. Dan Jakarta, untuk beberapa hari kemarin, telah merasakan keajaiban itu.
Artikel Terkait
Mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 Buka Peluang Diplomasi Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Hadapi FIFA Series Tanpa Miliano Jonathans, Peluang Terbuka untuk Pengganti
Real Madrid Hajar Manchester City 3-0 di Leg Pertama 16 Besar Liga Champions
Persija Jakarta Siap Lakukan Cuci Gudang untuk Pertahankan Tren Positif