Yang menarik, sebelum mendarat di Jepara, Guarrotxena sudah lebih dulu mencicipi sepak bola Asia. Dia tampil impresif bersama FC Goa dan Mumbai City FC di Liga India. Pengalaman di benua ini tentu jadi nilai plus, membuatnya diharapkan bisa langsung memberi dampak.
Dengan kedatangan Guarrotxena, kuota pemain asing Persijap untuk jendela transfer Januari pun sudah komplet. Dia menyusul tiga rekan asing lainnya: Borja Herrera, Aly Ndom, dan Jose Luis Espinosa Arroyo.
Jelas sekali ambisi Persijap. Sebagai tim promosi, mereka tak mau cuma jadi penghias klasemen. Mereka ingin menjauh dari zona degradasi dan bersaing. Nah, situasi ini justru jadi tekanan tambahan untuk PSM. Momentum di awal putaran kedua ini krusial, dan mereka dituntut segera cari solusi dari dalam skuad, mengingat pergerakan transfer yang nyaris tak ada.
Laga di Kartini nanti, karena itu, bakal lebih dari sekadar tiga poin. Ini soal mental dan strategi menghadapi ketimpangan persiapan.
Artikel Terkait
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim
Juventus Incar Emiliano Martinez, Kiper Aston Villa, untuk Perkuat Mistar Gawang
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode