Persebaya Guncang, Bek Asing Angkat Kaki dan Yuran Siap Jadi Tumpuan

- Kamis, 22 Januari 2026 | 15:30 WIB
Persebaya Guncang, Bek Asing Angkat Kaki dan Yuran Siap Jadi Tumpuan

.CO.ID, SURABAYA Gelombang perubahan di tubuh Persebaya Surabaya tak kunjung reda. Menjelang putaran kedua Super League 2025–2026, manajemen Green Force terlihat serius merombak skuadnya. Baru-baru ini, mereka melepas Kadek Raditya ke Persis Solo dengan status pinjaman. Tak hanya itu, situasi Dime Dimov juga makin tak jelas bek asing itu hingga kini belum kembali dari Eropa dan dipastikan telah berpisah dengan tim.

Keadaan ini, mau tak mau, membuka spekulasi. Posisi bek asing yang ditinggalkan Dimov kemungkinan besar akan dicari penggantinya. Di tengah desas-desus itu, nama Yuran Fernandes muncul lagi. Ia berpeluang besar kembali jadi tumpuan utama di jantung pertahanan Persebaya.

Kepastian soal Kadek Raditya bisa dibilang jadi pembuka pintu untuk rangkaian evaluasi yang lebih panjang. Bek muda berusia 23 tahun itu resmi akan membela Persis Solo sampai akhir musim nanti. Kabar ini datang langsung dari agen sang pemain, Gabriel Budi.

“Iya, Kadek resmi dipinjamkan ke Persis Solo,” ucap Budi saat dikonfirmasi.

Kalau dipikir-pikir, keputusan melepas Kadek memang masuk akal. Sepanjang putaran pertama, ia hampir tak pernah dapat tempat. Cuma tiga kali turun, dengan total waktu tak sampai 90 menit. Persaingan di posisi bek tengah Persebaya memang ketat banget.

Di sana masih ada Risto Mitrevski dan Leo Lelis yang jadi pilihan utama. Belum lagi Rachmat Irianto dari internal, plus pendatang baru Gustavo Fernandes. Ruang geraknya sangat terbatas.

Nah, dengan pindah ke Persis Solo, Kadek punya peluang besar untuk main lebih sering. Laskar Sambernyawa sendiri sedang butuh suntikan tenaga untuk keluar dari jeratan zona degradasi. Saat ini mereka tercecer di peringkat 16, cuma mengumpulkan 10 poin.

Selain Kadek, ada lagi nama yang sudah lebih dulu angkat kaki: Dime Dimov. Bek asal Makedonia Utara itu sudah enggak lagi bersama tim sejak pekan lalu. Katanya, dia pulang dulu ke Eropa. Lagi-lagi, Gabriel Budi yang mengonfirmasi.

“Saat ini Dimov sedang pulang dulu ke Eropa,” jelasnya.

Dimov yang berusia 31 tahun itu disebutkan ingin menghabiskan waktu dengan keluarganya. Soal langkah selanjutnya dalam karier, masih belum jelas. Meski begitu, pintu untuk kembali main di Indonesia rupanya belum ditutup sepenuhnya.

“Saat ini sudah ada beberapa ketertarikan dari klub Super League. Jadi, mari kita lihat bagaimana ke depannya,” tambah Budi.

Nah, belum kembalinya Dimov ini bikin tanda tanya besar. Masa depannya di Persebaya makin suram. Di sisi lain, situasi ini kayaknya jadi sinyal buat manajemen untuk cari opsi lain di lini belakang.

Di tengah ketidakpastian itu, peran Yuran Fernandes bakal makin krusial. Bek andalan ini berpotensi kembali jadi tulang punggung, apalagi kalau manajemen akhirnya memutuskan untuk enggak cari pengganti Dimov dan mengandalkan stok pemain yang ada.

Kepergian Kadek dan Dimov nambah panjang daftar pemain yang hengkang dari Persebaya. Sebelumnya, kabarnya Diego Mauricio, Rizky Dwi, dan kiper Rendy Oscario juga sudah dilepas. Perombakan ini jelas menunjukkan arah: Persebaya sedang bersih-bersih untuk bikin skuad yang lebih kompetitif.

Langkah berani ini, tentu saja, diambil demi satu tujuan: memperbaiki performa di paruh musim kedua. Dengan penataan ulang di sektor pertahanan dan kejelasan nasib pemain asing, Green Force berharap bisa tampil lebih solid dan konsisten. Perjalanan di putaran kedua Super League 2025–2026 tinggal menunggu waktu. (zak/)

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar