MPR: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Ruang Tanamkan Nilai Kebangsaan

- Sabtu, 25 April 2026 | 19:45 WIB
MPR: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Ruang Tanamkan Nilai Kebangsaan

Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Himmatul Aliyah, punya pandangan menarik soal Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar. Menurut dia, acara ini bukan sekadar adu pintar atau kompetisi biasa. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk menanamkan nilai-nilai dasar bangsa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika ke dalam diri para peserta.

Himmatul menyampaikan hal itu saat membuka seleksi LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi DKI Jakarta. Acaranya digelar di Ballroom Novotel, Jakarta, pada Sabtu, 25 April 2026.

"Kalian bukan hanya sekadar peserta, tetapi juga duta-duta bangsa," ujarnya dalam keterangan tertulis. "Kehadiran kalian di sini bukan sekadar untuk berkompetisi, tetapi untuk membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mencintai negaranya dan siap menjadi penjaga nilai-nilai luhur bangsa."

Di sisi lain, Himmatul juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Mulai dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga para peserta lomba. Semua disebutnya sudah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. "Sekali lagi, Provinsi Daerah Khusus Jakarta membuktikan diri sebagai salah satu provinsi yang tidak pernah lelah melahirkan generasi-generasi unggul bagi Indonesia," katanya.

Nah, dalam kesempatan itu, Himmatul juga menyampaikan lima pesan penting. Pertama, jadi penjaga Pancasila sebagai kompas moral. Kedua, hormati konstitusi dan jaga demokrasi dengan penuh tanggung jawab. Ketiga, rawat persatuan di tengah keberagaman. Keempat, jadilah generasi digital yang berakhlak bijak dalam menggunakan teknologi. Dan kelima, berani bermimpi besar, kerja keras demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Gunakanlah kecerdasan digital untuk membangun, bukan merusak. Untuk menyatukan, bukan memecah-belah," tegasnya.

Menurut sejumlah saksi, Himmatul juga menyoroti peran Jakarta sebagai pusat dinamika nasional. Kota ini, katanya, sudah melahirkan banyak pemimpin bangsa. Lingkungan yang penuh tantangan dan keberagaman, menurut dia, menjadikan Jakarta sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang nyata bagi anak muda.

"Kini, tongkat estafet itu ada di tangan kalian," ungkap Himmatul. "Saya yakin, dari Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang akan membawa Indonesia semakin jaya."

Kegiatan ini diharapkan tidak cuma melahirkan juara, tapi juga memperkuat semangat kebangsaan, integritas, dan karakter generasi muda. Para peserta pun diimbau menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan setiap pengalaman dalam kompetisi sebagai sarana belajar.

"Menang harus disyukuri, kalah harus dijadikan bahan bakar untuk bangkit lebih tinggi," pesan Himmatul.

Dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme, LCC Empat Pilar MPR RI 2026 ini diharapkan jadi langkah nyata. Langkah untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045. Bukan cuma soal menang-kalah, tapi soal bagaimana nilai-nilai bangsa benar-benar dihayati.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar