United Berburu Neves, Madrid Mundur dari Perburuan

- Kamis, 22 Januari 2026 | 14:00 WIB
United Berburu Neves, Madrid Mundur dari Perburuan
Manchester United di Penghujung Januari

Jendela transfer Januari tinggal menghitung hari. Di Manchester, desas-desus tak pernah berhenti, dan United selalu jadi pusatnya. Klub ini dikabarkan masih berburu setidaknya satu tanda tangan baru sebelum akhir bulan.

Memang, Ruben Amorim sebelumnya tak meramalkan banyak gebrakan. Tapi situasi Michael Carrick mungkin berbeda. Tekanan untuk segera memperkuat tim terasa lebih nyata.

Fokusnya jelas: lini tengah. Dengan Bruno Fernandes sekarang lebih sering maju, dan Kobbie Mainoo yang sepertinya kembali mendapat kepercayaan, kebutuhan akan pemain baru tetap ada. Soalnya, untuk mengejar target musim ini, kedalaman skuad harus lebih baik. Masalahnya, jadwal mereka kini terbatas tersingkir dari piala membuat peluang bermain jadi berkurang.

Nama-nama seperti Adam Wharton atau Elliot Anderson sempat mencuat. Tapi, sejujurnya, langkah besar ke Old Trafford untuk mereka sepertinya bukan cerita untuk hari-hari ini.

Namun begitu, rumor tak pernah diam. United dikaitkan dengan opsi-opsi lain yang prosesnya bisa lebih cepat. Di sinilah cerita jadi menarik.

Dua mantan bintang Premier League, Ruben Neves dan Ruben Loftus-Cheek, dikabarkan mungkin tersedia dalam waktu dekat. Kabar baiknya? Mendapatkan salah satunya kemungkinan tak akan menguras kantong.

Terutama Neves. Menurut laporan Mirror Football yang mengutip Sport Witness, Real Madrid ternyata tak berminat mendatangkannya bulan ini.

Presiden Los Blancos, Florentino Perez, disebut-sebut tak punya niat merekrut siapa pun di Januari ini.

Klaim serupa datang dari media Portugal, Record. Mereka menyebut Perez enggan mengeluarkan jutaan euro untuk Neves, yang kontraknya dengan Al Hilal justru berakhir musim panas nanti.

Nah, ini bisa jadi peluang bagi Setan Merah. Kabarnya, United bersedia merogoh kocek sekitar €20 juta atau setara £17,4 juta untuk memboyong Neves sekarang juga. Sebuah tawaran yang mungkin sulit ditolak.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar