Dan soal skema, posisi gelandang memang vital bagi pelatih asal Ceko itu. Lini tengah adalah jantung permainan, tempat bola didistribusikan dan tempo diatur. Butuh pemain cerdas dan disiplin. Di sinilah Ricciuto dinilai punya potensi cocok.
Pengalamannya di Asia Tenggara juga bukan main-main. Dia pernah membela Brunei DPMM FC dan catatannya cukup mentereng: sembilan gol dari 29 laga. Angka yang produktif untuk seorang gelandang.
Keunggulan lain si pemain Australia ini adalah fleksibilitasnya. Dia bisa diplot di banyak posisi. Gelandang tengah, serang, bertahan, bahkan bek tengah sekalipun. Konon, dia juga pernah bermain sebagai striker dan winger. Kemampuan bermain di tujuh posisi berbeda tentu jadi aset berharga untuk kelincahan taktik sebuah tim.
Statistiknya berbicara. Data dari Transfermarkt mencatat, dalam 71 penampilannya sebagai gelandang tengah, Ricciuto menyumbang 13 gol dan 11 assist. Kontribusi yang nyata, baik dalam membangun maupun mengakhiri serangan.
Sampai detik ini, manajemen PSM masih tutup mulut. Tak ada konfirmasi resmi soal kebenaran rumor ini. Tapi geliatnya menunjukkan satu hal: PSM tak mau berpuas diri. Di sisi lain, publik Makassar hanya bisa menunggu. Apakah Blake Ricciuto akan benar-benar mengenakan jersey merah-hitam, ataukah ini cuma angin lalu di bursa transfer?
Artikel Terkait
Chelsa Siapkan Pintu Keluar untuk Enam Pemain Jelang Akhir Bursa
Sergio Ramos dan Gelombang Bobotoh: Mungkinkah Bandung Jadi Pelabuhan Terakhir?
Febri Hariyadi Digoyang Dua Klub, Masa Depan di Persib Mulai Ragu
Kisruh Skuad Chelsea: Siapa yang Bertahan, Siapa yang Tergusur?