BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rusia di Vila Mewah Bali

- Minggu, 08 Maret 2026 | 09:10 WIB
BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rusia di Vila Mewah Bali

Sebuah villa mewah di Gianyar, Bali, ternyata menyimpan rahasia gelap. Di balik temboknya yang tenang, sindikat narkoba asal Rusia diam-diam menjalankan laboratorium rahasia untuk memproduksi narkotika. Operasi mereka akhirnya terbongkar, dengan barang bukti yang mencengangkan: berkilo-kilo mephedrone, atau yang biasa disebut 'party drug', berhasil diamankan aparat.

Pengungkapan ini adalah hasil kerja keras tim gabungan yang melibatkan BNN, Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali. Dua orang Warga Negara Asing asal Rusia pun diciduk. Mereka adalah seorang wanita berinisial NT alias KK dan seorang pria berinisial ST.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa penyelidikan sudah berjalan intens sejak awal tahun 2026. Baru pada Kamis, 5 Maret lalu, tim akhirnya bergerak melakukan penindakan.

"Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang merupakan WN Rusia, yaitu NT alias KK dan ST,"

kata Suyudi dalam keterangannya pada Sabtu (7/3). Lokasi yang digerebek adalah Vila Lavana De'Bale Marcapada, di kawasan Blahbatuh, Gianyar.

Modus yang Terlihat Rapi

Menurut Suyudi, sindikat ini beroperasi dengan modus yang terbilang cermat. Mereka sengaja menyewa beberapa villa berbeda untuk mengelabui. Villa yang satu digunakan sebagai tempat produksi, sementara villa lainnya hanya jadi alamat penerimaan bahan baku dan peralatan lewat marketplace online.

Dari penyelidikan, pelaku berinisial KS diketahui menyewa Villa Hill Stone di Uluwatu untuk jangka waktu satu bulan. Namun, vila itu tak lebih dari batu loncatan; fungsinya hanya untuk menerima kiriman peralatan lab yang mereka butuhkan.

Tak tanggung-tanggung, hampir 8 kilogram 'party drug' berhasil disita dari tempat itu. Bukan cuma barang jadi, petugas juga menemukan sejumlah prekursor, bahan kimia untuk memproduksi lebih banyak lagi.

Ini jelas menunjukkan skala operasi mereka yang cukup besar. Jaringannya pun diduga kuat terhubung dengan jaringan internasional. Meski begitu, penggerebekan di villa Bali ini menjadi pukulan telak bagi sindikat tersebut.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar