Dengan menit bermain yang minim, wajar saja kalau Castillejo dikabarkan ingin cari peluang baru. Ia butuh waktu di lapangan untuk mempertahankan kariernya.
Nasibnya mirip dengan Moussa Sidibe, rekan satu timnya dulu. Sidibe juga dulu jarang main di JDT, sebelum akhirnya pindah ke Bhayangkara FC di Indonesia. Sekarang, Castillejo mungkin sedang mempertimbangkan langkah serupa.
Spekulasi tentang kepindahannya ke Indonesia makin kuat melihat kondisinya yang jarang dapat tempat, baik di liga domestik Malaysia maupun di ajang Asia. Tapi, jalan ke Indonesia tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Masalahnya, kontraknya dengan JDT masih panjang, hingga Mei 2026. Kalau Persib ngotot mau membawanya, ya harus siap-siap merogoh kocek dalam. Biaya untuk memutus kontrak lebih awal pasti tidak kecil.
Kendala lain adalah soal kenyamanan. Beredar kabar bahwa Castillejo sangat mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan hidup saat memilih klub. Ini jadi hal krusial yang bisa menentukan keputusannya.
Jadi, meski namanya santer dikaitkan, jalan menuju Persib masih terjal. Butuh negosiasi yang rumit dan tentu saja, dana yang tidak sedikit.
Artikel Terkait
Chelsa Siapkan Pintu Keluar untuk Enam Pemain Jelang Akhir Bursa
Sergio Ramos dan Gelombang Bobotoh: Mungkinkah Bandung Jadi Pelabuhan Terakhir?
PSM Makassar Bidik Gelandang Australia Blake Ricciuto Jelang Putaran Kedua
Febri Hariyadi Digoyang Dua Klub, Masa Depan di Persib Mulai Ragu