Hujan deras yang mengguyur Jakarta semalaman ternyata membawa konsekuensi serius. Pagi ini, sejumlah wilayah di Jakarta Selatan terendam banjir. Jalanan berubah jadi sungai, bahkan air merayap masuk ke dalam rumah-rumah warga.
Informasi ini pertama kali disebarkan oleh akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X. Dari unggahan tersebut, terlihat jelas kondisi mengkhawatirkan di Jalan Bintaro Raya. Foto-foto yang beredar menunjukkan genangan air yang luas, mengisolasi kawasan permukiman.
Menurut keterangan resmi polisi, genangan di Jalan Bintaro Permai IV mencapai ketinggian yang cukup signifikan.
"Terdapat genangan air setinggi 60 cm di Jl. Bintaro Permai IV Rt. 008 dan 005/09 Kel. Bintaro Kec. Pesanggrahan Jakarta Selatan, diimbau bagi pengguna jalan yang melintas agar berhati-hati," tulis TMC.
Namun begitu, masalahnya tak cuma di situ. Wilayah lain di Pesanggrahan juga dilaporkan kebanjiran. Jalan Swadarma Raya, misalnya, kondisinya parah sampai-sampai tidak bisa dilewati kendaraan sama sekali. Polisi dengan tegas menyarankan pengendara mencari jalur lain.
"Saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan, diimbau bagi pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif," jelasnya mengenai kondisi di Swadarma Raya.
Di sisi lain, titik-titik genangan ternyata tersebar. Laporan terbaru menyebutkan Jalan Pondok Karya, area depan Gandaria City di Iskandar Muda, serta Kemang Utara juga ikut terdampak. Nasihatnya tetap sama: hati-hati dan cari jalan lain jika memungkinkan.
Pagi ini, suasana di seantero Jaksel jelas terganggu. Aktivitas warga yang biasanya ramai mendadak lesu diterjang banjir. Sementara itu, imbauan dari pihak berwajib terus bergema: waspada dan utamakan keselamatan.
Artikel Terkait
Yaman Serang Target Sensitif di Tel Aviv, Bandara Ben Gurion Lumpuh
Polisi Gagalkan Aksi Begal Tiga Remaja di Tapos, Sita Tiga Senjata Tajam
Ratusan Pedagang Pasar Kranji Baru Adukan Proyek Revitalisasi Mangkrak ke Kejaksaan Agung, Dikaitkan dengan Dugaan Kerugian Negara Rp25 Miliar
InJourney Raih Dua Penghargaan SDM Bergengsi di Asia 2026