Kalau soal yang tersukses, jawabannya cuma satu: Yayuk Basuki. Namanya sudah melegenda. Peringkat dunia tertingginya pernah mencapai posisi 19 untuk tunggal dan 9 untuk ganda. Di Australian Open 1998, Yayuk berhasil mencapai babak keempat, sebelum akhirnya takluk dari legenda Martina Hingis. Prestasi yang sampai sekarang sulit ditandingi.
Memasuki era 2000-an, Wynne Prakusya menjadi andalan. Petenis kelahiran Surakarta ini punya catatan manis di Melbourne, yakni saat ia melangkah ke perempat final ganda campuran tahun 2003 bersama David Adams.
Ada juga Angelique Widjaja yang akrab disapa Angie. Ia menjalani debutnya di usia 18 tahun pada 2003. Meski sempat kesulitan di tunggal, Angie membuktikan diri di ganda putri dengan menembus perempat final pada edisi 2004.
Di lapangan saat ini, Aldila Sutjiadi adalah tumpuan. Spesialis ganda yang disegani ini pernah mencapai babak ketiga pada 2023. Di edisi 2026 ini, ia kembali berjuang, kali ini berpasangan dengan petenis Meksiko, Giuliana Olmos.
Lalu bagaimana dengan petenis putra? Christopher Rungkat atau yang akrab disapa Christo, berhasil menjaga eksistensi itu. Spesialis ganda ini tercatat pernah berkompetisi di Australian Open, mengibarkan bendera Indonesia di level tertinggi.
Dari masa ke masa, mereka semua sudah menorehkan tinta. Sekarang, tinggal menunggu siapa lagi yang akan menyusul dan menambah daftar panjang prestasi itu.
Artikel Terkait
Barba Bertahan, Rumor Kongolo Meredup, Kurzawa Jadi Fokus Persib
Persija Terkapar: Van Basty Sousa Cedera dan Kena Sanksi
Persis Solo Gempur Pasar Transfer, PSM Diimbau Waspada
Hujan Tak Halangi Langkah: Tips Trail Run Aman dari Komunitas Pelari